Menu

Perdana Menteri Terpilih Australia Anthony Albenese Kunjungi Indonesia, Ada Apa?

Amastya 5 Jun 2022, 10:38
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Menteri Luar Negeri Penny Wong/ Reuters
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Menteri Luar Negeri Penny Wong/ Reuters

RIAU24.COM -  Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese dan Menteri Luar Negeri Penny Wong dijadwalkan tiba di Jakarta pada hari Minggu 5 Juni. Kunjungan ini diketahui sebagai tanda bahwa pemerintahan Partai Buruh yang baru terpilih ingin menghidupkan kembali hubungan Australia dengan tetangga terdekatnya.

“Hubungan Indonesia dan Australia telah panas dan dingin selama bertahun-tahun,” ucap Athiqah Nur Alami, kepala Pusat Penelitian Politik di Badan Penelitian dan Inovasi Nasional Indonesia (BRIN) dikutip dari Al Jazeera.

"Ini seperti rollercoaster, terkadang Anda berteriak dan terkadang Anda tertawa," lanjutnya.

Seorang dosen studi politik dan keamanan di Universitas Murdoch di Perth Ian Wilson mengatakan bahwa ada harapan untuk memulai ikatan baru antara Indonesia dengan Australia.

“Sejauh ini sinyalnya tampak positif, dan Penny Wong akan menganggap serius kawasan ini. Tampaknya ada minat nyata untuk menghidupkan kembali hubungan secara strategis,” ucap Ian.

Apa yang direncanakan di Indonesia?

Perdana Menteri Australia ke-31 akan mengunjungi Indonesia pada 5-7 Juni dan dijadwalkan bertemu dengan Jokowi pada 6 Juni.

Dalam sebuah tweet sebelum kunjungan, Albanese mengatakan dia telah berbicara dengan Jokowi di telepon.

“Berharap untuk melanjutkan diskusi kita tentang kemitraan yang sedang berlangsung antara negara kita, termasuk merevitalisasi hubungan perdagangan kita,” ucap Albenese.

Keduanya diperkirakan akan membahas Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) yang ditandatangani pada tahun 2020.

Albanese diperkirakan akan membawa beberapa menteri barunya dalam perjalanan tersebut, dan Wong akan bertemu dengan mitranya dari Indonesia Retno Marsudi pada hari Minggu.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, Direktur Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri Indonesia, Santo Darmosumarto, mengatakan bahwa sudah menjadi tradisi bagi perdana menteri Australia yang baru dilantik untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara asing pertama mereka untuk dikunjungi.

“Tampaknya Perdana Menteri Albania akan melanjutkan tradisi tersebut,” katanya.