Ramsay Hunt Syndrome: Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, Komplikasi dan Pencegahan

Amastya
Sabtu, 11 Juni 2022 | 16:50 WIB
Ramsay Hunt Syndrome/net R24/tya Ramsay Hunt Syndrome/net
Bea Cukai

RIAU24.COM Ramsay Hunt Syndrome (herpes zoster oticus) terjadi ketika virus herpes zoster mempengaruhi saraf wajah di dekat salah satu telinga.

Selain ruam herpes zoster yang menyakitkan, Ramsay Hunt Syndrome dapat menyebabkan kelumpuhan wajah dan gangguan pendengaran di telinga bagi orang yang terinfeksi.

Ramsay Hunt Syndrome disebabkan oleh virus yang sama yang menyebabkan cacar air. Setelah cacar air sembuh, virus masih hidup di saraf anda.

Bertahun-tahun kemudian, virus itu dapat diaktifkan kembali. Ketika itu terjadi, itu dapat mempengaruhi saraf wajah anda.

Baca juga: Tahukah Kamu! Kopi Bisa Menurunkan Risiko Diabetes dan Mencegah Gula Darah Tinggi

Pengobatan Ramsay Hunt Syndrome yang segera dapat mengurangi risiko komplikasi, yang dapat mencakup kelemahan otot wajah permanen dan ketulian.

Gejala

Dua tanda dan gejala utama Ramsay Hunt Syndrome adalah:

  1. Ruam merah yang menyakitkan dengan lepuh berisi cairan di dalam dan sekitar telinga.
  2. Kelemahan wajah atau kelumpuhan pada sisi yang sama dengan telinga yang terkena.

Biasanya, ruam dan kelumpuhan wajah terjadi secara bersamaan. Terkadang satu bisa terjadi sebelum yang lain. Di lain waktu, ruam tidak pernah terjadi.

Gejala yang lain yaitu:

  • Sakit telinga
  • Gangguan pendengaran
  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Kesulitan menutup satu mata
  • Sensasi berputar atau bergerak (vertigo)
  • Perubahan persepsi rasa atau hilangnya rasa
  • Mulut dan mata kering

Penyebab

Ramsay Hunt Syndrome terjadi pada orang yang pernah menderita cacar air. Setelah sembuh dari cacar air, virus tetap berada di tubuh dan terkadang aktif kembali di tahun-tahun berikutnya menyebabkan herpes zoster, ruam yang menyakitkan dengan lepuh berisi cairan.

Ramsay Hunt Syndrome adalah wabah herpes zoster yang mempengaruhi saraf wajah di dekat salah satu telinga. Ini juga dapat menyebabkan kelumpuhan wajah satu sisi dan gangguan pendengaran.

Faktor risiko

Ramsay Hunt Syndrome dapat terjadi pada siapa saja yang pernah menderita cacar air. Ini lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua, biasanya mempengaruhi orang yang lebih tua dari 60 tahun. Ramsay Hunt Syndrome jarang terjadi pada anak-anak.

Ramsay Hunt Syndrome tidak menular. Namun, reaktivasi virus varicella-zoster dapat menyebabkan cacar air pada orang yang belum pernah menderita cacar air atau telah divaksinasi. Infeksi bisa serius bagi orang yang memiliki masalah sistem kekebalan.

Baca juga: Hati-Hati, Minum Teh Sehabis Kehujanan Bisa Berakibat Fatal

Sampai lepuh ruam berkeropeng, hindari kontak fisik dengan:

  • Siapapun yang belum pernah menderita cacar air atau yang belum pernah mendapatkan vaksin cacar air.
  • Siapapun yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • bayi baru lahir.
  • Wanita hamil.

Komplikasi

Komplikasi Ramsay Hunt Syndrome adalah sebagai berikut:

  • Kehilangan pendengaran permanen dan kelemahan wajah.
  • Bagi kebanyakan orang, gangguan pendengaran dan kelumpuhan wajah yang terkait dengan Ramsay Hunt Syndrome bersifat sementara. Namun, itu bisa menjadi permanen.
  • Kerusakan mata. Kelemahan wajah yang disebabkan oleh sindrom Ramsay Hunt dapat membuat sulit untuk menutup kelopak mata. Ketika ini terjadi, kornea, yang melindungi mata, bisa menjadi rusak. Kerusakan ini dapat menyebabkan sakit mata dan penglihatan kabur.
  • Neuralgia pascaherpes. Kondisi menyakitkan ini terjadi ketika infeksi herpes zoster merusak serabut saraf. Pesan yang dikirim oleh serabut saraf ini menjadi bingung dan berlebihan, menyebabkan rasa sakit yang mungkin berlangsung lama setelah tanda dan gejala lain dari Ramsay Hunt Syndrome memudar.

Pencegahan

Anak-anak sekarang secara rutin divaksinasi terhadap cacar air, yang sangat mengurangi kemungkinan terinfeksi virus cacar air. Vaksin herpes zoster untuk orang berusia 50 tahun atau lebih juga dianjurkan.

Kapan harus ke dokter?

Hubungi dokter jika anda mengalami kelumpuhan wajah atau ruam herpes zoster di wajah. Perawatan yang dimulai dalam waktu tiga hari sejak awal tanda dan gejala dapat membantu mencegah komplikasi jangka panjang.


Informasi Anda Genggam


Loading...