Fahri Hamzah Buka Luka Lama, Komentari KPK Zaman Dulu

Azhar
Selasa, 14 Juni 2022 | 15:20 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah. Sumber: Suara.com R24/azhar Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah. Sumber: Suara.com
Bea Cukai

RIAU24.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengomentari serangan bertubi-tubi yang dilancarkan sejumlah pihak pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurutnya, pemberantasan korupsi harus pakai otak, bukan otot dikutip dari rmol.id, Selasa, 14 Juni 2022.

"Seperti dulu mereka membela KPK secara membabi buta, seperti itulah sekarang mereka menyerang KPK," ujarnya.

Baca juga: Bersinergi Mengawal Pemilu 2024, Bawaslu Riau Terima Audiensi JPPR

Alhasil, dia meminta KPK saat ini untuk tetap bekerja menggunakan konsep. Harapannya agar KPK tidak lagi membela orang atau lembaga, tapi berpaku pada ide dan gagasan.

"Dari dulu saya mengatakan pemberantasan korupsi pakai otak bukan otot," sebutnya.

Apa lagi dengan keberadaan UU 19/2019 tentang KPK yang dianggap Fahri telah membuat KPK dan pimpinan KP terpasa menempuh jalur lain untuk melakukan pendekatan yang lebih sistemik.

Mereka tidak lagi terpukau dengan pesanan-pesanan untuk menangkap si A dan si B, tetapi fokus kepada sistem.

Baca juga: Terang-terangan, PAN Bujuk Demokrat Gabung KIB

Seperti yang terjadi dengan KPK zaman dulu yang dianggapnya tidak peduli dengan sistem.

Sekalipun sistem hancur berantakan, selama mereka mendapatkan popularitas maka tangkapan-tangkapan harian yang heboh dan penuh tepuk tangan dilakukan terus menerus.


Fahri Hamzah KPK
Informasi Anda Genggam


Loading...