Soal Ganja Untuk Medis: Menkes Budi Gunadi Mengaku Buka Akses Penelitian

Azhar
Rabu, 29 Juni 2022 | 21:33 WIB
Ilustrasi. Sumber: Internet R24/azhar Ilustrasi. Sumber: Internet
Bea Cukai

RIAU24.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku akan memberikan akses penelitian ganja untuk kebutuhan medis di Nusantara.

Katanya, penelitian akan melibatkan sejumlah peneliti dari perguruan tinggi Indonesia dan farmakolog dikutip dari cnnindonesia.com, Rabu, 29 Juni 2022.

"Kita sudah melakukan kajian, nanti sebentar lagi akan keluar regulasinya untuk kebutuhan medis," katanya.

Baca juga: Waspadai 4 Tanda Kanker Rahim yang Biasanya Diabaikan Wanita, Satu Diantaranya Masalah Pencernaan

"Jadi tahapan ini untuk riset dulu, nanti habis riset kita tahu bisa digunakan untuk medis," tambahnya.

Katanya lagi, penelitian ganja untuk medis bertujuan untuk melihat manfaat ganja untuk kebutuhan dunia medis. Alhasil, Kemenkes bakal mengawasi kontrol pasca penelitian secara ketat.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan mendampingi proses produksi apabila hasil penelitian menunjukkan bukti yang signifikan.

Baca juga: Jenis Susu Ini Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol, Apa Saja Jenisnya?

Artinya, akses penelitian itu bukan berarti Kemenkes memperbolehkan konsumsi ganja secara umum.

"Sama juga dengan ganja yang dipakai buat yang lain juga salahnya dia. Tapi ganja itu sebenarnya sama seperti morfin, morfin lebih keras dari ganja loh, itu kan ada dipakai untuk yang bermanfaat," ujarnya.


Menkes Ganja
Informasi Anda Genggam


Loading...