Topan Chaba Hancurkan Sebuah Kapal di Laut China Selatan Menjadi Dua Bagian, Puluhan Orang Hilang

Amastya
Minggu, 03 Juli 2022 | 10:09 WIB
Kapal terbelah dua di Laut China Selatan akibat topan Chaba /twitter R24/tya Kapal terbelah dua di Laut China Selatan akibat topan Chaba /twitter
Bea Cukai

RIAU24.COM - Sebuah kapal yang berada 160 mil laut barat daya Hong Kong mengalami kerusakan besar dan pecah menjadi dua bagian akibat topan Chaba dan awak kapal sebanyak 30 anggota meninggalkan kapal.

Sampai saat ini lebih dari dua lusin anggota awak belum ditemukan setelah kapal mereka pecah menjadi dua saat topan di Laut Cina Selatan pada hari Sabtu, dengan penyelamat berebut untuk menemukan mereka, menurut Layanan Penerbangan Pemerintah Hong Kong, dikutip dari AFP.

“Tiga orang telah diselamatkan pada pukul 15:00 waktu setempat (07.00 GMT) dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan,” kata pihak berwenang.

Baca juga: Rumah Ini Tetap Berdiri di Tengah Jalan Layang Meski Terancam Digusur

Rekaman dramatis yang disediakan oleh otoritas Hong Kong menunjukkan seseorang diterbangkan ke helikopter sementara ombak menghantam dek bawah kapal yang hampir tenggelam.

“Tiga orang yang selamat mengatakan anggota awak lainnya mungkin telah tersapu ombak sebelum helikopter pertama tiba,” menurut sebuah pernyataan pemerintah.

Topan Chaba sebelumnya terbentuk di bagian tengah Laut Cina Selatan dan pada Sabtu sore mendarat di provinsi Guangdong di Cina selatan.

Baca juga: Berasal dari Kota Kecil, Wanita Ini Menjelma Menjadi Wanita Pertama yang Memimpin Badan Ilmiah Top India

Tim penyelamat di Hong Kong diberitahu tentang insiden tersebut pada pukul 07:25 waktu setempat (2325 GMT pada hari Jumat) dan menemukan kapal di dekat pusat Chaba, di mana kondisi cuaca buruk dan ladang angin di dekatnya membuat operasi lebih sulit dan berbahaya.

“Lokasi kapal mencatat kecepatan angin 144 kilometer per jam dan gelombang setinggi 10 meter,” kata pihak berwenang.

Government Flying Service mengirimkan dua sorti pesawat sayap tetap dan empat sorti helikopter, dengan otoritas China daratan juga mengirimkan kapal penyelamat.

Tim penyelamat mengatakan mereka akan meningkatkan area pencarian karena banyaknya orang yang hilang dan memperpanjang operasi hingga malam hari jika kondisinya memungkinkan.


Informasi Anda Genggam


Loading...