Ribet dan Tambah Pusing Kata Sopir Angkot yang Beli Pertalite Pakai MyPertamina

Azhar
Minggu, 03 Juli 2022 | 11:11 WIB
Ilustrasi beli BBM menggunakan aplikasi MyPertamina. Sumber: Internet R24/azhar Ilustrasi beli BBM menggunakan aplikasi MyPertamina. Sumber: Internet
Bea Cukai

RIAU24.COM - Salah seorang sopir angkutan online, Asep Mulyana mengaku pusing setelah Kota Bandung tempat dia mengais rezeki menjadi salah satu wilayah uji coba penerapan pembelian BBM bersubsidi secara digital melalui website MyPertamina.

Uji coba diketahui dilaksanakan secara serentak di 81 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di seluruh wilayah kota Bandung, mulai 1 Juli hingga 15 Juli 2022.

Jawa Barat, Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis, ditunjuk menjadi wilayah uji coba tahap pertama oleh Pertamina.

Baca juga: Monyet Disini Gunakan Batu Sebagai Mainan Seks Masturbasi

"Ribet ya, kalau kata saya sudah normal-normal saja jangan pakai aplikasi, apalagi sekarang sudah pusing, saya sebagai sopir online pusing ditambah kayak begini tambah ribet," ujarnya dikutip dari pikiran-rakyat.com, Minggu, 3 Juli 2022.

Menurut dia, kebijakan baru itu dinilai merepotkan dan menambah beban sebagai seorang sopir angkutan online.

Ucapan serupa disampaikan salah seorang pengemudi angkutan kota (angkot), Ruswan Irawan.

Baca juga: REP-1, Kendaraan Dinas Rampasan Pertama Soekarno

Dia keberatan dengan adanya kebijakan tersebut. Terlebih untuk dirinya sebagai sopir angkot yang memiliki keterbatasan.

"Ya angkot mah enggak usah ya, merasa repot. Untuk angkot aja sih saya harap enggak usah pakai aplikasi," pintanya.


Informasi Anda Genggam


Loading...