Haji 2022: Jemaah Furoda Indonesia Dideportasi, Sudah Bayar Rp300 Juta dan Pakai Irham

Amastya
Senin, 04 Juli 2022 | 08:30 WIB
Ilustrasi /okezone.com R24/tya Ilustrasi /okezone.com
Bea Cukai

RIAU24.COM - Otoritas Arab Saudi akan mendeportasi jemaah haji Indonesia non kuota atau khusus (furoda) karena visa yang digunakan tidak sesuai dengan ketentuan Arab Saudi.

Visa yang digunakan jemaah haji furoda merupakan visa mujamalah melalui travel tidak resmi atau tidak melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Jemaah haji furoda tersebut menggunakan visa asing yaitu dari Malaysia dan Singapura sedangkan paspor mereka memiliki identitas asal Indonesia.

Jemaah yang terancam dideportasi tersebut berjumlah 46 jemaah yang sudah berpakaian ihram dan sudah sampai di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Baca juga: BJ Habibie, Orang Indonesia yang Punya Julukan Mr Crack

Diketahui jemaah furoda ini sudah membayar kepada travel gadungan sebesar rata-rata Rp200 juta hingga Rp300 juta. Travel yang mereka gunakan adalah dari perusahaan PT Alfatih Indonesia Travel. Perusahaan ini beralamat di Bandung, Jawa Barat.

Laporan tersebut disampaikan oleh Hilman Latief selaku Direktur Jenderal Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) di Makkah pada Sabtu (2/7/2022) dikutip dari haji.okezone.com.

Sebelumnya 46 jemaah furoda tersebut menumpang pesawat Garuda Indonesia dan tiba di Jeddah pada Kamis (30/6/2022) pukul 23.20.

Sebagai informasi dan sekadar mengingatkan, Kementerian Agama menyatakan bahwa pemegang visa mujamalah wajib berangkat ke Arab Saudi melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Baca juga: Mengenang Kembali Perang Diponegoro

Lebih lanjut, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nur Arifin mengatakan, ketentuan ini diatur dalam Pasal 18 Ayat (2) Undang-Undang No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

“Dalam ayat itu, tegas disebutkan bahwa Warga negara Indonesia yang mendapatkan undangan visa haji mujamalah dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi wajib berangkat melalui PIHK,” katanya.


Informasi Anda Genggam


Loading...