Punya Banyak Pengganti Tjahjo Kumolo, PDIP Dikabarkan Usung Ganjar dan Olly Dondokambey

Amastya
Selasa, 05 Juli 2022 | 11:08 WIB
Ketua DPP PDIP, Djarot Syaiful Hidayat /sindonews.com R24/tya Ketua DPP PDIP, Djarot Syaiful Hidayat /sindonews.com
Bea Cukai

RIAU24.COM - Menyusul kabar duka dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) RI, Tjahjo Kumolo yang telah meninggal dunia pada Jumat (2/7/2022) membuat kekosongan jabatan diperbincangkan.

Djarot Syaiful Hidayat selaku Ketua DPP PDIP memastikan partainya tidak akan kekurangan stok kader untuk mengisi kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Untuk mengisi kekosongan kursi tersebut Djarot menyebutkan beberapa nama kader PDIP, seperti Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey .

"Jadi kita banyak stok, ada Pak Ganjar, ada Pak Olly, sebagai gubernur. Jadi kita banyak stok yang baik-baik lagi. Belum lagi kepala daerah kita yang di kabupaten/kota maupun provinsi," kata Djarot di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (4/7/2022) dikutip dari laman sindonews.com.

Baca juga: Apa yang Harus Prabowo Lakukan Agar Menang Nyapres 2024?

Djarot juga menyebut satu nama lain yaitu Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang dianggap layak untuk mengisi kursi tersebut. Oleh karena itu, dia memastikan PDIP akan siap memberikan kader terbaiknya jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memintanya.

Dilain pihak, sebelumnya Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini angkat bicara mengenai pengisian kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

"Tentunya kita ingin mencari pengganti secepat-cepatnya. Namun saat ini suasana masih dalam suasana duka dan tentunya butuh diskusi dan menyesuaikan dengan agenda-agenda Presiden lainnya," kata Faldo kepada wartawan, Sabtu (2/7/2022) dikutip dari sindonews.com.

Baca juga: Prabowo Sebut Ojo Kesusu Saat Ditanya Soal Pencapresan Gerindra-PKB

Lebih lanjut, Faldo meminta kepada semua pihak untuk menunggu keputusan dari Presiden. Ia menjanjika pemerintah akan mengupayakan fungsi-fungsi tata kelola berjalan dengan optimal.

"Adapun penggantinya nanti, tentunya merupakan sosok yang tepat. Jadi, tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan," ujarnya menambahkan.


Informasi Anda Genggam


Loading...