Fitur Baru Apple Akan Melindungi Jurnalis dan Pekerja Hak Asasi Manusia Dari Spyware

Devi
Jumat, 08 Juli 2022 | 09:53 WIB
Fitur Baru Apple Akan Melindungi Jurnalis dan Pekerja Hak Asasi Manusia Dari Spyware R24/dev Fitur Baru Apple Akan Melindungi Jurnalis dan Pekerja Hak Asasi Manusia Dari Spyware

RIAU24.COM - Fitur baru Apple akan melindungi jurnalis dan aktivis hak asasi manusia dari spyware. Fitur ini akan diluncurkan untuk pengguna iPhone, Mac, dan iPad selama musim gugur ini. Ini menandai langkah terbesar oleh pembuat ponsel pintar mana pun untuk melindungi jurnalis dan pekerja hak asasi manusia dari spyware yang semakin canggih seperti Pegasus milik NSO Group , spyware yang sama yang digunakan oleh negara-negara di seluruh dunia untuk mengintai warga.

apel

Baca juga: Musk Tegaskan Apple Tak Berencana Menarik Twitter Dari App Store

Apa Mode Lockdown Apple yang akan datang?

Fitur baru Apple disebut Lockdown Mode dan secara efektif akan menutup bagian dari iPhone atau perangkat lain dari serangan. Ini akan melindungi lampiran email pengguna iPhone dan mencegah panggilan FaceTime yang tidak diinginkan.

apel

Dalam Mode Lockdown, pemilik iPhone yang mengaktifkannya tidak akan dapat menggunakan banyak fitur Apple seperti dapat terhubung secara fisik dengan komputer lain, atau dapat mendaftar dalam program manajemen perangkat seluler yang digunakan oleh perusahaan untuk mengamati telepon kantor.

apel

Fitur ini ditujukan untuk sebagian kecil pengguna iPhone yang mungkin menjadi sasaran spyware. Apple belum merinci berapa banyak dari miliaran iPhone yang telah dimata-matai. Bahkan saat itu, Apple telah memberi tahu pelanggan di 150 negara yang mungkin menjadi korban spyware.

Baca juga: Musk Sebut Apple Mengancam Akan Memblokir Twitter Dari App Store

Untuk memastikan Lockdown Down tetap kuat, Apple akan membayar peneliti keamanan USD 2 juta untuk melaporkan kerentanan dalam fitur baru. 

Tahun lalu, Apple merilis pembaruan penting untuk iOS setelah terungkap bahwa Pegasus NSO Group digunakan untuk memata-matai seorang kritikus Saudi. Setelah ini, NSO Group digugat oleh Apple. Di sisi lain, NSO mengklaim bahwa mereka hanya menjual spyware-nya kepada pemerintah yang berwenang.


Apple IPhone Mac
Informasi Anda Genggam


Loading...