Apa yang Mesti Dilakukan Jika Telat Datang Bulan?

Amerita
Sabtu, 09 Juli 2022 | 22:48 WIB
ilustrasi R24/ame ilustrasi

RIAU24.COM - Menstruasi juga dianggap tertunda bila seorang gadis yang telah mencapai usia 16 tahun belum juga mendapat haid pertamanya.

Baca juga: 5 Kesalahan Menggunakan Peralatan Masak Anti Lengket


Hal ini oleh dokter disebut amenore primer, dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut karena periode tertunda ini mungkin berkaitan dengan masalah seperti trauma kepala, prematuritas atau cacat pada sistem reproduksi seperti selaput dara yang tidak berlubang, septum vagina, atau tidak adanya rahim.

Jika Anda tidak mengalami menstruasi selama lebih dari 3 bulan dan Anda tidak dapat mengidentifikasi penyebabnya, Anda harus pergi ke dokter kandungan sehingga ia dapat mengidentifikasi penyebabnya dan mengobati masalahnya. 

Baca juga: 10 Posisi Tidur Kucing dan Artinya yang Perlu Diketahui


Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan darah untuk menilai kadar progesteron dan prolaktin, yang dapat membantu mengidentifikasi alasan keterlambatan ini dan memandu pengobatan yang paling tepat.

Juga, tergantung pada apa yang menyebabkan keterlambatan menstruasi Anda, Anda mungkin perlu mengurangi intensitas latihan fisik, bersantai, menghindari stres dan mempertahankan diet yang bervariasi dan seimbang yang kaya akan vitamin dan mineral. Ini semua adalah faktor yang berkontribusi pada siklus menstruasi yang teratur.

Namun apabila Anda tidak memiliki kondisi kesehatan yang mempengaruhi siklus menstruasi Anda, periode menstruasi seharusnya dimulai dalam 21 hingga 35 hari dari periode terakhir.

Periode reguler bervariasi. Jika siklus teratur Anda adalah 28 hari dan Anda masih belum mengalami menstruasi pada hari ke 29, maka menstruasi Anda sudah bisa dianggap terlambat.

Beberapa hal dapat menunda siklus menstruasi Anda, mulai dari perubahan gaya hidup hingga kondisi kesehatan, berikut contohnya:

1. Stres
Sistem respons stres tubuh Anda berakar di bagian otak yang disebut hipotalamus. Ketika tingkat stres Anda memuncak, otak akan memberi tahu sistem endokrin untuk membanjiri tubuh dengan hormon yang mengaktifkan mode fight-or-flight Anda. 

Hormon-hormon ini menekan fungsi, termasuk sistem reproduksi Anda, yang tidak penting untuk menghindari ancaman yang akan segera terjadi.

2. Anda kehilangan atau menambah berat badan

Perubahan berat badan yang parah dapat mengacaukan siklus menstruasi. Peningkatan atau penurunan lemak tubuh yang ekstrem, misalnya, dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan menstruasi terlambat atau bahkan berhenti.

3. Peningkatan intensitas olahraga

Olahraga yang berat juga dapat menyebabkan menstruasi tertunda. Ini paling sering terjadi pada mereka yang berlatih selama beberapa jam sehari. Itu terjadi karena, entah disengaja atau tidak, kita membakar lebih banyak kalori daripada yang kita konsumsi.

Ketika kita membakar terlalu banyak kalori, tubuh tidak memiliki energi yang cukup untuk menjalankan semua sistemnya. Olahraga berat dapat meningkatkan pelepasan hormon yang dapat memengaruhi menstruasi.


Informasi Anda Genggam


Loading...