Menu

Keluarga Shireen Abu Akleh, Jurnalis yang Tewas di Tepi Barat Mengecam Presiden AS Joe Biden

Amastya 10 Jul 2022, 04:52
Ilustrasi /AFP
Ilustrasi /AFP

RIAU24.COM Keluarga Shireen Abu Akleh seorang jurnalis Palestina-Amerika yang terbunuh saat meliput serangan Israel di Tepi Barat yang diduduki mengecam Presiden Joe Biden dalam sebuah surat yang dirilis Jumat atas tanggapan pemerintahannya atas kematiannya.

Kerabat Shireen Abu Akleh menyatakan kesedihan, kemarahan, dan rasa pengkhianatan, menuduh AS berusaha menghapus tanggung jawab Israel atas kematiannya.

Sebuah pernyataan AS awal pekan ini yang mengatakan tembakan Israel kemungkinan membunuhnya tetapi penembakan 11 Mei di kota Jenin di Tepi Barat tidak disengaja. Dampak dari pembunuhan itu kemungkinan akan membayangi perjalanan Biden ke Israel dan Tepi Barat yang diduduki minggu depan.

Keluarga meminta Biden untuk bertemu dengan mereka ketika dia mengunjungi wilayah tersebut.

Gedung Putih menolak mengomentari surat atau permintaan pertemuan.

Sebuah rekonstruksi oleh The Associated Press memberikan dukungan kepada saksi mata Palestina yang mengatakan dia ditembak oleh pasukan Israel tanpa membuat keputusan akhir. Investigasi oleh CNN, New York Times dan Washington Post, serta pemantauan oleh kantor hak asasi manusia PBB, mencapai kesimpulan yang sama.

Halaman: 12Lihat Semua