Video Viral: Robot Pemain Catur Patahkan Jari Seorang Anak Saat Turnamen di Moscow

Devi
Minggu, 24 Juli 2022 | 21:57 WIB
Foto : Internet R24/dev Foto : Internet

RIAU24.COM - Sebuah video mengejutkan beredar di media sosial di mana sebuah robot terlihat nakal dan menyerang seorang anak. 

Insiden itu terjadi pada 19 Juli di turnamen Moscow Chess Open di Rusia. 

Video itu menunjukkan robot pemain catur mematahkan jari seorang bocah lelaki berusia tujuh tahun selama sebuah turnamen. 

Ini terjadi setelah anak laki-laki itu bergerak cepat tanpa menunggu waktu yang diperlukan mesin untuk menyelesaikan aksinya.

Video itu kemudian menunjukkan jari-jari anak itu terperangkap oleh robot selama beberapa detik sebelum seorang wanita bergegas membantunya.

Baca juga: Terkuak Ini Alasan AS Ogah Kirim Jet Tempur F-16 ke Ukraina



Tiga pria juga ikut campur dan berhasil membebaskan jari bocah itu dari cengkeraman robot.

Wakil presiden Federasi Catur Rusia, Sergey Smagin, mengatakan kepada kantor berita milik negara RIA Novosti bahwa bocah itu baik-baik saja dan jari-jarinya patah, Newsweek melaporkan.


“Anak itu baik-baik saja. Mereka memasang gips di jari agar lebih cepat sembuh. Ya, ada aturan keselamatan tertentu dan anak itu, tampaknya, melanggarnya dan, ketika dia bergerak, tidak menyadari bahwa dia harus menunggu. Ini adalah kasus yang sangat langka, yang pertama saya ingat,” katanya seperti dikutip.

State-TV Baza melaporkan bahwa nama bocah itu adalah Christopher dan dia termasuk di antara 30 pemain catur di Moskow yang berusia hingga sembilan tahun.

"Robot itu tidak suka terburu-buru - dia meraih jari telunjuk anak itu dan meremasnya dengan keras," kata situs berita Rusia. 

Baca juga: Lama Tak Tampil Sebagai Grup, Comeback aespa Jadi Perbincangan Knetz



"Orang-orang di sekitar bergegas untuk membantu dan mengeluarkan jari pemain muda itu, tetapi patah tulang tidak bisa dihindari."

Outlet berita melaporkan bahwa robot catur telah memainkan tiga pertandingan dengan Christopher.


Robot
Informasi Anda Genggam


Loading...