Ditemukan Timbunan Bantuan Sembako Presiden di Parkiran Perusahaan Jasa Kirim, Berikut Penjelasan JNE

Zuratul
Senin, 01 Agustus 2022 | 09:02 WIB
Satu Kontainer Bantuan Beras Presiden di Temukan Terbukur Tanah di Depok/tribunnews R24/zura Satu Kontainer Bantuan Beras Presiden di Temukan Terbukur Tanah di Depok/tribunnews

RIAU24.COM - Bantuan sembako Presiden (banpres) ditemukan tertimbun di sebuah lahan kosong di Jalan Tuhu Jaya Kampung Serab, Tirtajaya, Sukmajaya, Depok.

Dikethaui, Camat Sukmajaya Fery Birowo awalnya mengungkapkan bahwa lahan tersebut biasanya digunakan utuk parkir oleh perusahaan jaga pengiriman logistik, JNE Express.

Baca juga: Begini Kabar Terbaru Lenny Marlina Aktris Tercantik di Era 1970-an

VP of Marketing JNE Express, Eri Palgunadi mengeluarkan tanggapan atas pernyataan tersebut.

Eri mengungkapkan, tidak ada pelanggaran yang dilakukan JNE Express atas ditemukannya sejumlah paket bantuan sosial dari presiden di lahan tersebut.

Menurut dia, timbunan sembako tersebut dalam kondisi rusak.

"Kami sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati dari kedua belah pihak," ujar Eri dalam keterangannya, Minggu (31/7/2022).

Menurut Eri, JNE Express selalu berkomitmen untuk mengikuti segala prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku apabila diperlukan.

Sebagai perusahaan nasional yang bergerak di bidang jasa kurir dan logistik, kata Eri, JNE berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada semua pelanggannya.

Baca juga: Begini Kabar Terbaru Lenny Marlina Aktris Tercantik di Era 1970-an

"Oleh karena itu, JNE mendukung program pemerintah dalam proses distribusi beras bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat bekerja sama dengan pihak terkait," lanjutnya, dikutip dari kompas.

Sebagai informasi, sebuah tayangan video yang viral itu memperlihatkan bantuan sosial (bansos) presiden yang ditimbun di sebuah lahan kosong di Jalan Tugu Jaya Kampung Serab, Tirtajaya, Sukmajaya, Depok.

(***)


Informasi Anda Genggam


Loading...