Pengertian Namimah dalam Islam Termasuk Sifat Tercela, Ini Penjelasannya

Hilda Sari Wardhani
Rabu, 03 Agustus 2022 | 16:56 WIB
Pengertian Namimah dalam islam, bahaya dan merupakan perbuatan tercela/ilustrasi R24/hilda Pengertian Namimah dalam islam, bahaya dan merupakan perbuatan tercela/ilustrasi

RIAU24.COM - Nama Tasyi kembali disorot setelah unggahan video singkat akun gosip menyebut dirinya mengatakan bahwa uang Rp1 miliar hanya cukup untuk membeli cotton buds anaknya.

Setelah kejadian itu, Tasyi mengklarifikasi dan meminta warganet untuk bijak dan meluruskan perihal adanya video viral itu.

Dalam unggahan story di Instagramnya, Tasyi menyebutkan kata Namimah. Lalu, apa sebenarnya arti istilah Namimah itu? Simak artikel berikut ini.

Baca juga: Cek Fakta! Voluntarily Stopping Eating and Drinking Diduga Jadi Penyebab Keluarga Kalideres Meninggal Dunia

Pengertian Namimah

Mengutip dari beberapa sumber, Namimah merupakan suatu hal yang sering kita temukan di kehidupan sehari-hari. Banyak orang tak sadar tengah melakukan perbuatan Namimah. Sebenarnya apa pengertian dari istilah Namimah tersebut? Namimah berasal dari bahasa arab yang berarti mengadu domba.

Lebih jelasnya, perbuatan Namimah berupa menceritakan aib, kejelekan atau pun keburukan seseorang dengan niat mengadu domba.

Dalam islam, Namimah merupakan salah satu sifat tercela (sangat dibenci) dan harus dihindari oleh muslim karena adanya sifat ini bisa mendatangkan bahaya bagi kerukunan dan juga menghancurkan tali silaturahmi maupun hubungan baik antar sesama.

Menurut penelusuran riau24.com, perbuatan Namimah akan merugikan seseorang dalam kehidupannya. Lantaran, pemilik sifat tercela ini akan menyia-nyiakan amal yang dimilikinya ketika melakukan adu domba dan menyebar fitnah yang tidak benar diantara sesama muslim.

Sifat ini merupakan perbuatan dosa besar. Seseorang yang melakukan Namimah akan menimbulkan kerusakan yang sangat fatal dan merusak keharmonisan dalam kehidupan bersosial.

Dalam Al-Quran pun menjelaskan bahwa Namimah termasuk ke dalam golongan dosa lisan yang sangat dicela.

Perbuatan ini diikuti dengan akhlak buruk seseorang seperti ghibah dan hasud.

Mengutip dari literasi gramedia, biasanya tujuan adanya Namimah adalah untuk menghancurkan persahabatan seseorang.

Baca juga: 27 November: Fakta dan Peristiwa Hari Ini, Transplantasi Wajah Parsial Pertama Kali Dilakukan

Pelaku Namimah akan menyebutkan perkataan orang lain yang ia terima kepada orang lainnya dengan cara menghasut.

Perbuatan menghasut itu sendiri disebut dengan Nammam.  Selanjutnya, Namimah dalam bahasa Indonesia akan dikenal sebagai sifat adu domba, bergosip, ujaran kebencian, dan menyebar fitnah.

Itulah arti lengkap dari istilah Namimah, umat muslim sangat diperingati untuk menjauhi sifat Namimah yang dapat merusak amal ibadah.*


Informasi Anda Genggam


Loading...