Menu

Laporan Reses DPRD Riau Januari-April, Masyarakat Banyak Keluhkan Infrastruktur

Riko 4 Aug 2022, 14:48
Syafaruddin Poti
Syafaruddin Poti

RIAU24.COM - DPRD Riau menggelar sidang paripurna laporan reses masa sidang pertama Januari-April, Kamis (4/8/2022). Dalam sidang itu diketahui persoalan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat diantaranya soal infrastruktur. 

Wakil Ketua DPRD Riau Syafaruddin Poti menyebut, keluhan persoalan infrastruktur ini terjadi hampir di seluruh daerah pemilihan (Dapil) atau kabupaten kota di Riau. Seperti di Dapil Pekanbaru, Kampar, Rohul, Rohil, Siak-Pelalawan, Kuansing-Inhu, serta Inhil. 

"Ada beberapa rekomendasi, kalau kita ambil kesimpulan, persoalan yang diminta masyarakat itu adalah infrastruktur, jalan dan jembatan," kata Poti usai memimpin sidang paripurna. 

Di Tembilahan, masalah jembatan banyak dikeluhkan termasuk jembatan di Kecamatan Mandau yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Hal serupa juga dikeluhkan di Rohil, banyak jalan yang jadi persoalan.

"Rohul juga jalan, Kampar juga jalan. Di Dumai di tengah kota kata pak Sunaryo itu ada jalan yang tidak bisa dilewati," kata Poti. 

Kemudian masalah banjir di wilayah pesisir. Namun apakah kewenangan Pemprov Riau untuk membuat penahan tebing. "Di daerah aliran sungai, itu juga menjadi keluhan masyarakat. Jadi yang utama infrastruktur. Jalan, jembatan dan irigasi," jelasnya. 

Ia juga meminta selaku anggota dewan dapil Rohul perbaikan 5 jembatan di Rohul untuk diperhatikan oleh pemerintah Riau.

Poti mengatakan, lima jembatan penghubung tersebut kondisinya rusak, yakni di lima kecamatan yakni Kunto Darussalam, Kepenuhan, Bangun Purba, Tambusai, dan Rambah.

"Kita berharap ini jadi prioritas. Terutama daerah yang sangat membutuhkan itu. Daripada ini menjadi permasalahan terus, dan estimasi anggaran semakin meningkat, mohon itu jadi perhatian Provinsi,"ujar Poti.

Ia mengatakan, jembatan ini merupakan infrastruktur penting sehingga jika terus dibiarkan dapat menjadi permasalahan dan anggaran perbaikan meningkat.

"Anggaran perbaikan tidak tersedia di 2020 dan 2021, diharapkan dapat tersedia di 2022,"pintanya.