Menjaga Kebersihan dan Kerukunan Warga Jadi Prioritas RT1/RW13 Kelurahan Air Dingin

Riko
Senin, 08 Agustus 2022 | 16:28 WIB
Zaherman R24/riko Zaherman

RIAU24.COM - Menjaga lingkungan bersih, aman dan tentram menjadi tugas pokok seorang Rukun Warga (RT).  Hal ini dilakukan oleh Zaherman (48) selama 2 tahun menjadi ketua RT 1/RW 13 Kelurahan Air Dingin, Bukitraya, Pekanbaru

Baca juga: Ajak Mahasiswa Berani Berkompetisi, Zulhas Beri Kuliah Umum di UMRI

"Ini saya lakukan karena disamping menjaga 55 kepala keluarga dan juga mahasiswa yang tinggal di kost -kosan karena jaraknya tidak jauh dari kampus UIR,"katanya kepada Riau24.com. Senin (8/8/2022).

Menurut Zaherman hal ini penting dilakukan karena selain pendataan warga saja secara administratif, juga bagaimana memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warganya. 

"Untuk wilayah RT 1 insyaallah aman, karena mahasiswa disini taat dan lingkungan keluarga aman aja asal saling menjaga aja”ungkapnya.

Ditanya cara memberikan keamanan di RT-nya, Dia menjelaskan diantaranya menjalankan pos siskamling, serta menerapkan tamu dan warga wajib lapor 1x24 jam.

"Memang tidak ada aturan khusus, tetapi tetap harus menjaga sikap dan tindakan terhadap tamu lawan jenis khusus mahasiswa agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,"terangnya.

Selain dari itu, Zaherman juga menjelaskan tentang kegiatan warga di RT-nya yang rutin dilakukan seperti, arisan Ibu-ibu, wirid seminggu sekali dan acara subuhan di Masjid.

"Di lingkungan RT 1 tidak ada kegiatan khusus hanya kegiatan rutin dari warga. Kegiatan bulanan arisan ibu-ibu, arisan bapak, wirid 1 minggu sekali, acara masjid subuh,"kata Zaherman lagi.

Kemudian, RT-nya juga melakukan kegiatan gotong royong 3 bulan sekali.  Terdapat pula Fogging program kelurahan untuk masyarakat guna mencegah demam berdarah.

Baca juga: Aksi Heroik Polantas di Pekanbaru, Tembus Macet Selamatkan Balita Kejang-Kejang ke RS

Disinggung terkait kegiatan dalam menyambut 17 Agustus, Ia mengaku tidak ada karena tidak adanya anggaran.

“Untuk kegiatan 17 Agustus tidak ada karena dana tidak ada. Masyarakat kita disini ekonominya susah, sehingga perayaan kegiatan di tahun ini di tiadakan”tutupnya. (Mer)

 

 

 


Informasi Anda Genggam


Loading...