Deolipa eks Pengacara Bharada E Minta Bayaran Rp15 T ke Bareskrim, Ternyata Ini Maksud dan Tujuannya

Zuratul
Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:11 WIB
Potret eks Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara/solopos R24/zura Potret eks Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara/solopos

RIAU24.COM - Mantan pengacara Bharada EDeolipa Yumara semoat mengutarakan keinginannya untuk menuntut fee sebesar Rp 15 triliunatas kerja 5 hari sebagai pengacara Bharada E. 

"Ini kan penunjukan dari negara dari Bareskrim, tentunya saya minta fee saya dong. Saya akan minta jasa saya sebagai pengacara yang ditunjuk negara saya minta Rp 15 triliun. Supaya saya bisa foya-foya," kata Deolipa, Jumat (12/8/2022).

Baca juga: BREAKING NEWS : Putri Candrawathi Akhirnya Resmi Ditahan

 

Namun pada konferensi pers Sabtu (13/8/2022) Deolipa menjelaskan uang Rp 15 triliun tersebut akan dibagi-bagikan ke banyak pihak, termasuk keluarga Brigadir J

“Saya minta ke Pak Jokowi, siapa tahu DPR banyak duit. Saya jeda dikit saya ini aktivis 98. Yang ikut dari masa Soeharto. Dibeginikan oleh negara saya minta ajah fee. Satu hari Rp 3 triliun cukup buat foya-foya,” kata Deolipa, dikutip KompasTv. 

Ia pun menjelaskan uang tersebut akan dibagikan ke beberapa pihak. 

“Saya mau foya-foya kan 5 hari Rp 3 triliun saya kasih ke petani-petani di Indonesia Rp 3 triliun saya bagi ke wartawan, Rp 3 tirliun ke semua orang susah, Rp 3 triliun SDM Polri jadi bagus, Rp 3 triliun saya mau kasih ke keluarga korban. Saya Cuma ambil nol rupiah, satu rupiah kan gak ada,” jelasnya. 

Baca juga: Keseruan Tiga Diva Muda Indonesia Tengah Berlibur ke Singapura

 

Sebelumnya, beredar surat yang menyebutkan Bharada E alias mencabut kuasanya.

Namun Deolipa juga meragukan surat kuasa tersebut, karena tak terdapat kode seperti tanggal dan jam yang ia bicarakan dengan Bharada sebelumnya. 

(***)


Informasi Anda Genggam


Loading...