JK Rowling Menerima Ancaman Pembunuhan Setelah Serangan Terhadap Salman Rushdie

Amastya
Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:10 WIB
Setelah serangan yang diterima Salman Rushdie, JK Rowling menerima ancaman pembunuhan R24/tya Setelah serangan yang diterima Salman Rushdie, JK Rowling menerima ancaman pembunuhan

RIAU24.COM Penulis Inggris, JK Rowling menerima ancaman pembunuhan setelah dia memposting pesan di Twitter yang mengecam serangan terhadap Salman Rushdie.

Baca juga: Rumor Raja Charles III Berencana Mengasingkan Pangeran Harry

"Berita mengerikan. Merasa sangat sakit sekarang. Biarkan dia baik-baik saja," tulis Rowling.

Tidak disangka penulis film Harry Potter yang melegenda ini menerima balasan yang mengerikan. Hal ini diketahui setelah ia memposting tangkapan layar balasannya setelah seorang pengguna Twitter mengancamnya dengan mengatakan, "Jangan khawatir, Anda yang berikutnya."

Rowling mengangkat dan melaporkan masalah keamanan tersebut ke @TwitterSupport dengan mengatakan, "Ada kemungkinan dukungan?"

Laporan mengatakan polisi sekarang sedang menyelidiki ancaman pembunuhan terhadap Rowling.

Sementara itu, Salman Rushdie tetap dirawat di rumah sakit pada hari Sabtu setelah menjalani operasi darurat.

Penulis yang berbasis di AS saat ini menggunakan dukungan ventilator. Agen buku Rushdie, Andrew Wylie, mengatakan dia kemungkinan akan kehilangan mata.

Presiden Joe Biden mengutuk serangan itu dan mengatakan insiden itu merupakan hal yang kejam.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau sambil berharap penulis kelahiran India itu segera pulih.

"Tidak seorang pun boleh diancam atau dilukai berdasarkan apa yang telah mereka tulis," ungkapnya.

Polisi mengidentifikasi pria berusia 24 tahun Hadi Matar dari New Jersey sebagai penyerang.

Hadi diduga bergegas ke atas panggung dan menyerang Rushdie dengan pisau yang menusuknya beberapa kali. Rushdie mengalami luka di bagian leher dan perut.

Baca juga: Sertifikat Kematian Ratu Elizabeth II Diterbitkan, Ungkap Penyebab dan Waktu Meninggal

Hadi telah didakwa dengan percobaan pembunuhan. Laporan mengklaim Hadi mengaku tidak bersalah di pengadilan New York.

(***)


Informasi Anda Genggam


Loading...