Resmi Mendaftar ke KPU, Partai Masyumi Berambisi Kembalikan Kejayaan pada 1955

Amastya
Senin, 15 Agustus 2022 | 09:44 WIB
Ahmad Yani selaku Ketua Umum Partai Masyumi mengatakan optimis ikut Pemilu 2024 dan kembalikan kejayaan pada 1955 /bccindo.com R24/tya Ahmad Yani selaku Ketua Umum Partai Masyumi mengatakan optimis ikut Pemilu 2024 dan kembalikan kejayaan pada 1955 /bccindo.com

RIAU24.COM - Salah satu partai tua di Indonesia yakni Masyumi resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon peserta Pemilu di 2024 pada Minggu (14/8/2022).

Baca juga: PDIP Minta Jokowi Tolak Ajakan Jadi Wapres di 2024

Partai yang memiliki kepanjangan Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) ini mengungkapkan bahwa mereka siap untuk ikut serta dalam ajang Pemilu 2024 mendatang dan berambisi kembalikan kejayaan pada tahun 1955.

Ahmad Yani selaku Ketua Umum Partai Masyumi mengatakan, meski sempat vakum selama puluhan tahun, Partai Masyumi ingin kembali berdiri serta mengembalikan kejayaan yang sempat diemban pada tahun 1955 silam.

"Kita tidak muluk-muluk. Kami ingin mengembalikan kejayaan Masyumi di tahun 55," ujar Ahmad Yani di Kantor KPU Pusat.

Ia menambahkan bahwa Partai Masyumi sangat optimis harapan tersebut dapat terwujud. Hal itu disebabkan, Partai Masyumi saat ini sudah memiliki basis di beberapa daerah tertentu.

Kemudian, Ahmad Yani mengatakan partai yang diketuainya itu optimistis mencapai target parliamentary threshold.

"Kami punya basis daerah di Sumatera Barat, Aceh, Palembang, Sumsel, Riau, Sumut, sebagian DKI, Banten, Jabar, Kalbar, NTB, Sulsel, Sulteng, Sulbar. Saya kira itu sudah menggambarkan," paparnya.

"Kalau mau lihat landscape pemilih Indonesia itu tidak pernah berubah dari tahun 1955 sampai Pilpres kemarin (tahun 2019)," sambungnya.

Baca juga: Mahfud MD Komentari Omongan AHY Soal Intervensi Negara dalam Kasus Lukas Enembe

Lebih lanjut, Ahmad Yani menambahkan bahwa kejayaan Maysumi tersebut tak hanya didapat hanya karena sejarah saja. Namun, Ia mengklaim adanya networking dari berbagai pesantren, masjid, hingga jaringan kampus.

(***)


Informasi Anda Genggam


Loading...