Jadi yang Pertama, Riau Resmikan Rumah Kebangsaan Simbol Toleransi Keberagaman

Chairul Hadi
Senin, 15 Agustus 2022 | 11:39 WIB
Pemotongan pita peresmian rumah kebangsaan di Kota Pekanbaru, Riau. R24/hadi Pemotongan pita peresmian rumah kebangsaan di Kota Pekanbaru, Riau.

RIAU24.COM - Sembilan organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Forum Cipayung Plus Riau, pada Senin 15 Agustus 2022 meresmikan Rumah Kebangsaan, yang berlokasi di komplek Purna MTQ, di Kota Pekanbaru. Rumah Toleransi ini diinisiasi oleh para mahasiswa, dengan support penuh oleh Polda Riau dan Pemerintah Provinsi.

Peresmian itu juga dihadiri langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar, Kapolda Irjen Mohammad Iqbal, Ketua DPRD, Kabinda serta jajaran Forkopimda lainnya. Rumah Kebangsaan tersebut sekaligus menjadi simbol kerukunan masyarakat Negeri Lancang Kuning yang memiliki kekayaan keberagaman.

Rumah Kebangsaan ini juga merupakan yang pertama ada. Ini akan menjadi tempat diskusi, musyawarah untuk membangun Provinsi Riau lebih baik lagi, di tengah geliat perbaikan ekonomi. "Ini sangat positif. Rumah kebangsaan merupakan program yang dibutuhkan Riau. Efeknya akan semakin maju ekonomi, makin maju sumber dayanya, maka keberagaman harus dijaga," kata Syamsuar dalam sambutannya.

"Riau dikatakan intoleransi, padahal di Riau tidak ada sesuatu yang berkaitan dengan hal tersebut.
Sejauh ini tidak ada konflik yang dilaporkan ke saya, sehingga kita bisa menyanggah yang dikatakan bahwa Riau Intoleransi. Kita punya banyak forum-forum kerukunan, dan kita harap Rumah Kebangsaan semakin merekatkan masyarakat sehingga tercapai yang dicita citakan yakni masyarakat adil dan makmur," tegas Syamsuar.

Senada dengan itu, Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal menambahkan, adanya Rumah Kebangsaan merupakan kontribusi positif dari mahasiswa, sehingga bisa mendorong optimalnya aspek keamanan dan ketertiban di masyarakat. "Untuk adek-adek (Mahasiswa) kita tunggu kerjanya. Konkritnya adalah untuk membangun Riau dalam persatuan dan kesatuan," sambut jenderal bintang dua tersebut.

Irjen Iqbal pun sepakat dengan Gubri Syamsuar, bahwa masyarakat Provinsi Riau yang dikenal kaya akan keberagaman memiliki toleransi yang tinggi. "Rumah Kebangsaan ini sekaligus juga menepis isu inteolrensi tersebut. Ini sebagai bukti, bahwa di sini Semua keberagaman bergandengan tangan dalam kebersamaan," tegas dia.

Sementara itu, Ketua Forum Cipayung Plus Abdul Ro'uf menyampaikan bahwa Riau merupakan daerah yang pertama yang memiliki Rumah Kebangsaan, setelah digagas oleh Jakarta. "Di rumah kebangsaan ini kita harap semua bisa dimusyawarahkan. Ini menjadi ikhtiar para mahasiswa khususnya Cipayung Plus Riau," singkatnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...