Kronologi Ibu-ibu Mercy Ketahuan Nyuri Cokelat, Bawa Pengacara Tuntut Maaf dari Karyawan Alfamart

Zuratul
Senin, 15 Agustus 2022 | 11:59 WIB
Potret Karyawan Alfamart yang Dipaksa Minta Maaf lewat Unggahan Video/katadialog R24/zura Potret Karyawan Alfamart yang Dipaksa Minta Maaf lewat Unggahan Video/katadialog

RIAU24.COM - Sebuah video yang beredar di mesia sosial,  yang menampilkan petugas alfamart meminta maaf usai memergoki seorang wanita yang tak membayar cokelat.

Dari video tersebut terlihat wanita itu berada di dalam mobil dalam video itu dinarasikan kalau wanita itu mengemudi mobil Mercedes-Benz ia dipergoki oleh sejumlah karyawan alfamart, dikutip dari akun instagram @lambegosiip Senin (18/8/2022).

Baca juga: Sempat Meledak, Polda Riau Dikabarkan Bekuk Terduga Pemilik Bom Pipa di Inhu

  

Sebelumnya diketahui ibu tersebut bernama Mariana, ia mengakui telah mengambil cokelat dan mengeluarkannya. 

Seorang karyawan mencoba untuk bertanya dan meminta penjelasan dari ibu tersebut. 

"Kenapa ibu nggak jujur? Nggak mau bayar dulu," teriak perekam.

Kemudian pada video lainnya, tampak seorang wanita yang mengenakan seragam pegawai Alfamart memberikan klarifikasi, ia berdiri di samping ibu tersebut. 

Atas kasus yang terjadi ini, Mariana melaporkan tindakan karyawan Alfamart dan mengancam dengan UU ITE serta dipaksa minta maaf. 

Tidak hanya itu, diketahui karyawan Alfamart juga diancam karena memviralkan peristiwa saat wanita itu tak membayar cokelat.

Menanggapi hal itu pihak Alfamart buka suara Alfamart membenarkan salah satu pegawainya yang diancam dengan UU ITE karena memviralkan peristiwa saat ibu-ibu itu tak membayar cokelat.

Corporate Affairs Director Sumber Alfaria Trijaya Solihin menjelaskan kejadian itu terjadi di Alfamart Sampora, Kampung Sampora RT 04, RW 02, Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan, pada 13 Agustus 2022 pukul 10.30 WIB.

Baca juga: Sespimmen 62 Sosialisasi Kamtibmas dan Beri Bantuan ke GMI Manna Firdaus

 

"Karyawan kami menyaksikan kejadian konsumen yang telah mengambil barang tanpa membayar. Setelah dimintai pertanggungjawaban, konsumen baru membayar produk cokelat yang diambilnya," jelas Solihin.

Namun, ternyata bukan hanya cokelat saja yang tidak dibayar berdasarkan penyelidikan karyawan ditemukan juga barang lain selain cokelat. 

“Dari investigasi karyawan pun menemukan produk lain yang diambil selain cokelat," lanjutnya.

Pihaknya pun menyayangkan akan tindakan yang dilakukan konsumen dengan membawa pengacara yang membuat karyawan Alfamart tertekan, oleh sebab itu, Solihin mengatakan pihaknya akan melakukan investasi internal dan bila diperlukan akan mengambil langkah hukum. 

(***)(rsm)


Informasi Anda Genggam


Loading...