Momen HUT RI 77: Indonesia Rayakan Hari Kemerdekaan di IKN Nusantara

Amastya
Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:12 WIB
Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia memiliki banyak momen yang terekam salah satunya pelaksanaan upacara yang dilakukan di IKN Nusantara /AFP R24/tya Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia memiliki banyak momen yang terekam salah satunya pelaksanaan upacara yang dilakukan di IKN Nusantara /AFP

RIAU24.COM Momen HUT RI 77 kemarin tidak ketinggalan dilakukan di Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia yakni Nusantara.

Baca juga: Pesan Cinta dari Inul Darasista untuk Lesti Kejora atas Kasus KDRT 

Perayaan hari kemerdekaan di IKN untuk pertama kalinya dipimpin oleh Bambang Susantono selaku Kepala Otoritas Ibu Kota Negara.

Nusantara, yang terletak di hutan hujan purba Kalimantan timur berjarak 2.000 kilometer (1.200 mil) dari Jakarta, akan menjadi pusat politik baru di Indonesia.

Ini adalah proyek warisan Presiden Joko Widodo, tetapi para pemerhati lingkungan telah memperingatkan bahwa hal itu dapat mempercepat perusakan hutan tropis yang menjadi rumah bagi monyet dan orangutan berhidung panjang.

Pemerintah sedang bersiap untuk menggenjot proyek infrastruktur untuk membuka pintu ke kota—yang akan mencakup sekitar 56.180 hektar (216 mil persegi) di pulau Kalimantan pada saat Jokowi akan turun jabatan pada tahun 2024.

"Intinya (upacara) ini mengambil semangat HUT ke-77 untuk memperkuat tekad dan semangat membangun ibu kota baru," kata Kepala Otoritas Ibu Kota Negara Bambang Susantono, yang akan memerintah kota baru.

Setelah bendera nasional dikibarkan oleh pejabat untuk menandai acara tersebut, para pekerja di lokasi bersorak serempak bahwa mereka siap membangun Nusantara, yang berarti kepulauan dalam bahasa Indonesia.

Sekedar informasi, Jakarta adalah rumah bagi 30 juta orang di wilayah metro yang lebih besar, dan telah lama diganggu oleh masalah infrastruktur yang serius dan banjir yang diperburuk oleh perubahan iklim.

Diperkirakan kota itu tenggelam sebanyak 25 sentimeter (10 inci) per tahun di beberapa daerah - dua kali lipat rata-rata global untuk kota-kota pesisir besar - dengan beberapa ahli memperkirakan hingga sepertiga dari megalopolis bisa berada di bawah air pada tahun 2050.

Baca juga: Update Korban Tragedi Kanjuruhan: 33 Anak Meninggal Dunia

Pejabat pemerintah mengatakan ibu kota baru akan memakan waktu puluhan tahun untuk sepenuhnya selesai dan dihuni oleh populasi yang direncanakan dua juta orang dan akan membantu menyebarkan pertumbuhan ekonomi ke wilayah terbelakang.

(***)


Informasi Anda Genggam


Loading...