Kementrian Pertahanan Korsel Lakukan Survei Publik Apakah BTS Harus Dibebaskan Wamil

Zuratul
Jumat, 02 September 2022 | 08:48 WIB
Kementrian Pertahanan Nasional Kore Selatan (Tribunnews) R24/zura Kementrian Pertahanan Nasional Kore Selatan (Tribunnews)

RIAU24.COM Kementrian Pertahanan Korea Selatan akan melakukan survei publik tentang apakah grup K-Pop global BTS harus dibebaskan dari wajib militer. 

Perdebatan ini telah berlanjut sejak anggota tertua Jin, yang harus mendaftar wajib militer (wamil) pada akhit tahun ini sejak ia berusia 30 tahun. 

Baca juga: Mumbai berjuang untuk menahan wabah campak saat virus membunuh 10 anak

Mengutip Allkpop, banyak yang percaya vahwa grup tersebut harus mendapatkan pengecualian karena mereka telah berkonstribusi begitu banyak untuk membawa prestise nasional dan mempromosikan Korea Selatan secara global. 

Lee Jung Sup, Menteri Pertahanan memerintahkan para pejabat untuk melakukan survei yang akan membantu menentukan apakah kelompok tersebut harus diberikan pengecualian. 

Dengan beredarnya berita kemungkinan pemerintah akan melakukan survei ini, berakibat positif pada keniakan harga saham HYBE. 

Baca juga: Jepang: Pengunduran Diri Menteri Kabinet Ketiga Dalam Sebulan Memberi Tekanan Pada PM Fumio Kishida

Pada 31 Agustus KST, HYBE diperdagangkan pada 180.000 KRW, naik 10.000 KRW (meningkat 5,88%) dari hari sebelumnya. 

Saham tampaknya meningkat dengan berita bahwa Menteri Pertahanan Nasional telah memerintahkan pejabat untuk melaksanakan survei publik yang akan membantu dalam memutuskan keputusan. 

(***)


Informasi Anda Genggam


Loading...