Jepang, China dan Korea Selatan Bersiap Hadapi Dampak dari Topan Hinnamnor yang Parah

Amastya
Selasa, 06 September 2022 | 09:20 WIB
Jepang, China dan Korea Selatan hadapi dampak dari Topan Hinnamnor yang parah /AP R24/tya Jepang, China dan Korea Selatan hadapi dampak dari Topan Hinnamnor yang parah /AP

RIAU24.COM Jepang, Cina, dan Korea Selatan bersiap menghadapi dampak saat Topan Hinnamnor menumbangkan pohon, memutus aliran listrik, dan menghentikan pekerjaan pabrik negara.

Baca juga: Tragis, Remaja 16 Tahun Tewas di Dekat Halte Bus di Yerusalem

Topan kuat Hinnamnor telah merobohkan pohon dan memutus aliran listrik ke ratusan rumah tangga di Pulau Miyako, Okinawa, Jepang.


sumber: AP

Para pejabat mengatakan topan yang bergerak lambat dapat menambah curah hujan dan risiko banjir di wilayah selatan negara itu.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan sejauh ini, tetapi lebih dari 100 orang telah dievakuasi dan sedikitnya 11 fasilitas rusak akibat banjir.

Badai akan berfluktuasi dalam intensitas di atas perairan laut yang hangat di Laut Cina Timur saat mendekati bagian selatan Korea Selatan, di mana topan mendarat pada Senin malam.

Hinnamnor diperkirakan akan membawa hujan yang berpotensi mengancam jiwa dan angin yang merusak ke sebagian besar Korea Selatan dan barat daya Jepang.

Hujan lebat dan angin kencang melanda bagian selatan Korea Selatan, dengan topan bergerak ke utara dengan kecepatan 24 kilometer per jam.

Hinnamnor diperkirakan akan mendarat di barat daya kota pelabuhan Busan pada Selasa pagi, setelah mencapai perairan Pulau Jeju pada Senin malam.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengatakan dia akan siaga darurat, setelah memerintahkan pihak berwenang untuk melakukan segala upaya untuk meminimalkan kerusakan dari topan yang telah diklasifikasikan sebagai sangat kuat.

Korea Selatan mengklasifikasikan topan dalam empat kategori yakni di level normal, kuat, sangat kuat, super kuat.


sumber: AP

"Angin kencang dan hujan lebat diperkirakan terjadi di seluruh negeri hingga Selasa karena topan, dengan gelombang sangat tinggi diperkirakan di wilayah pesisir bersama dengan badai dan tsunami," kata Badan Meteorologi Korea (KMA).

Topan dengan klasifikasi tersebut memiliki kecepatan angin hingga 53 meter per detik.

Peringatan telah dikeluarkan di kota-kota selatan, termasuk Gwangju, Busan, Daegu dan Ulsan dan Pulau Jeju.

Markas Pusat Penanggulangan Bencana dan Keselamatan pekan lalu meningkatkan tingkat siaga topan ke level tertinggi dalam sistem empat tingkat, menandai pertama kalinya dalam lima tahun.

Penerbangan dibatalkan dan feri dikandangkan saat badai mendekat

Sekitar 70 penerbangan dibatalkan pada Senin, lapor media Jepang.

Toyota Motor Corp mengatakan akan menangguhkan beberapa shift malam di tiga pabrik di Jepang barat, sementara anak perusahaan Nissan Motor Corp dan Nissan Shatai Co di prefektur Fukuoka diperkirakan akan menangguhkan produksi untuk shift Senin malam dan Selasa siang.

Sementara itu, kota-kota di China timur menangguhkan layanan feri, mengerahkan lebih dari 50.000 petugas polisi untuk membantu penyelamatan dan mengarahkan lalu lintas menjauh dari daerah berbahaya.

Pusat bisnis timur Wenzhou memerintahkan semua kelas ditangguhkan pada hari Senin.

Pusat Meteorologi Nasional China mengeluarkan peringatan topan kuning pada pukul 10 pagi pada hari Minggu, dan memperingatkan hujan lebat di timur laut Zhejiang, Shanghai dan Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri.

Baca juga: Pencopet di Sekitar Menara Eiffel Jadi Tantangan Berat Bagi Pihak Kepolisian Paris Sebelum Olimpiade 2024

Kapal-kapal diperintahkan untuk kembali ke pelabuhan untuk berlindung dari angin, dan pusat tersebut juga mendesak orang-orang agar tidak berkumpul dalam jumlah besar baik di dalam maupun di luar ruangan.

Saat topan mendekat, maskapai penerbangan di Jepang telah membatalkan penerbangan dan beberapa perusahaan telah menangguhkan produksi di pabrik-pabrik di bagian barat negara itu.

(***)


Informasi Anda Genggam


Loading...