TP PKK Inhil Gelar Rapat Perencanaan Pilot Project PHBS

Ramadana
Rabu, 07 September 2022 | 11:38 WIB
Saat rapat berlangsung R24/rgo Saat rapat berlangsung

RIAU24.COM - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat kegiatan pilot project Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana Menuju Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di ruang rapat kediaman Rumah Dinas Bupati Tembilahan, Senin (05/9/2022).

Baca juga: Disdagtri Inhil Gelar Sidang Tera Ulang Alat UTTP

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj. Zulaikhah Wardan dan dihadiri oleh Ketua Baznas Inhil, Kepala Dinas PMD, Dinas Sosial, Dinas Perikanan, beberapa OPD terkait, Camat Kempas, TP PKK Kecamatan Kempas, TP PKK Desa Sungai Gantang, Kepala Desa Sungai Gantang, Ketua-ketua Pokja dan anggota TP PKK Inhil.

Hj. Zulaikhah Wardan dalam sambutannya mengatakan, bahwa gerakan ini akan menyasar pada ranah kesehatan, lingkungan hidup dan perencanaan sehat bagi keluarga, gerakan ini merupakan sebuah gagasan untuk menumbuhkan kesadaran yang melibatkan keluarga dan masyarakat secara langsung.

Selanjutnya Bunda mengatakan tindak lanjut dari kegiatan rapat ini di harapkan kepada OPD terkait dapat memprogramkan kegiatan yg terkait dengan 10 indikator Prilaku Hidup Bersih dan sehat (PHBS) tersebut di desa Sungai Gantang kecamatan Kempas.

"Terutama dalam waktu dekat ini akan di lakukan minev oleh TP PKK Provinsi Riau, sedangkan pilot projek ini dilaksanakan tahun 2022 sd 2024, semoga kita bisa mewujudkn desa sei gantang sebagai desa percontohan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat tahun 2024," jelas dia.

Baca juga: Tokoh Pemuda Pulau Kijang Inhil Minta Pemerintah Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa dan Pinang

"Juga dalam hal penerapan gerakan bisa disasar untuk desa yang masyarakatnya masih kurang tanggap terhadap perilaku hidup bersih sehat, seperti masih banyak yang membuang kotoran tidak pada tempatnya, belum punya jamban dirumah atau belum tahu cara memanfaatkan sampah dan cara pemilihannya," tutup Zulaikhah.*


Informasi Anda Genggam


Loading...