Menu

Kisah Pembunuh Berantai Wanita Pertama Korea Selatan yang Menyerang Korban Tanpa Menyentuhnya

Amastya 8 Sep 2022, 08:14
Kim Sun Ja, pembunuh wanita pertama Korea Selatan yang terakhir kalinya menerima hukuman mati di negara itu /Wikipedia
Kim Sun Ja, pembunuh wanita pertama Korea Selatan yang terakhir kalinya menerima hukuman mati di negara itu /Wikipedia

RIAU24.COM - Kim Sun Ja adalah salah satu orang terakhir di Korea Selatan yang menerima hukuman mati sebelum negara itu menjadi negara abolisionis de facto selama kepresidenan Kim Dae Jung. Tapi bagaimana ibu rumah tangga biasa seperti dia berubah menjadi salah satu penjahat paling terkenal di negara ini? Sejarah mengatakan bahwa keserakahannya adalah akar dari semua itu.

Lahir pada tahun 1939, Kim Sun Ja menjalani kehidupan biasa sebagai seorang istri dan ibu dari tiga anak. Suaminya adalah satu-satunya pencari nafkah keluarga, tetapi penghasilannya yang sederhana sebagai pelukis hampir tidak cukup untuk memuaskannya.

Menurut orang yang mengenal Kim Sun Ja, dia kecanduan judi dan suka mengunjungi kabaret. Jadi, dia sendiri yang menyebabkan adanya kesenjangan besar antara realitas keuangan dan keinginan mewahnya.

Antara 1986 dan 1988, Kim Sun Ja membunuh lima orang, semuanya di tempat umum, dan tidak tertangkap sampai sebulan setelah serangan terakhirnya.

Korban pertamanya adalah temannya, bernama Kim Gye Hwan. Keduanya pergi ke pemandian bersama pada tanggal 31 Oktober 1986. Di ruang ganti wanita, Sun Ja memberikan minuman kesehatan kepada temannya, yang diminum Kim Gye Hwan tanpa berpikir panjang. Segera setelah itu, perutnya mulai kram dan dia mengalami kesulitan bernapas. Setelah dia pingsan, dia dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal.

Pada saat itu, otopsi adalah hal yang tabu di masyarakat Korea, karena orang percaya bahwa itu adalah sikap dimana membunuh orang mati sekali lagi. Jadi, penyebab kematian Kim Gye Hwan masih menjadi misteri. Polisi memperhatikan bahwa perhiasannya hilang tetapi tidak menemukan bukti yang memberatkan tersangka.

Halaman: 12Lihat Semua