Menpan-RB Komentari Tenaga Honorer yang 'Ngiler' Diangkat Jadi PNS Tapi Ogah di Tes

Azhar
Minggu, 25 September 2022 | 09:20 WIB
Tenaga honorer. Sumber: Radar Bogor R24/azhar Tenaga honorer. Sumber: Radar Bogor

RIAU24.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas menjawab permintaan  pegawai non-ASN di lingkungan pemeritahan yang kebanyakan orang titipan ingin diangkat menjadi PNS tanpa tes.

Hal ini diutarakannya lantaran seringnya mendengar permintaan 'aneh' dari para pegawai non-ASN di lingkungan pemeritahan tersebut.

"Akhirnya apa yang terjadi, ada ratusan ribu tenaga honorer yang harus diangkat. Apalagi maunya passing grade-nya diturunkan," sebutnya.

Baca juga: Arif Rahman Mengaku Diminta Hapus Foto Usai Lakukan Autopsi Jenazah Brigadir J 

"Malah kadang-kadang enggak mau pakai tes, maunya langsung diangkat ASN, jadi kan enak. Lha emang negara mbahe dewe, ini yang terjadi," ujarnya dikutip dari kompas.com, Minggu, 25 September 2022.

Sebenarnya pemerintah pusat sudah melarang pemerintah daerah untuk mengangkat tenaga honorer.

Namun, dia menduga adanya kepentingan politik kepala daerah membuat rekrutmen tenaga honorer terus terjadi.

Baca juga: TNI Lembaga Negara Paling Dipercaya Publik Versi Survei IPI

"Ini kalau setiap mau kampanye terakhir terus enggak bisa pernah terakhir, terakhir waktu bupatinya enggak bisa terpilih enggak bisa maju lagi terakhir. Nah tapi kalau yang mau maju lagi tetap minta terus kira-kira," terang Anas.

"Jadi kita bicara terkait penataan honorer, honorer mesti ditata, mutu kualifikasinya juga mesti dijaga, dan pemerintah sesuai aturannya sejak 2023 tidak boleh ada honorer lagi, tapi ini kan ada keinginan dari kepala daerah untuk diberi waktu lalu, nah harapan kita daerah bisa menata honorer dengan baik," ujarnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...