Sadis! Pasukan Tentara Israel Tembak Mati Satu Warga Palestina 

Zuratul
Senin, 26 September 2022 | 08:43 WIB
Penampakan Tentara Israel (Dok. MediaIndonesia) R24/zura Penampakan Tentara Israel (Dok. MediaIndonesia)

RIAU24.COM - Pasukan tentara Israel kembali menembak mati seorang warga Palestina, yang disebut-sebut membawa senjata api, dalam sebuah operasi penangkapan di Tepi Barat bagian utara pada Sabtu malam (24/9/2022). 
 
Dikutip dari Gulf Today, Minggu, 25 September 2022, militer Israel mengatakan bahwa pihaknya melihat sekelompok individu bersenjata api di dalam sebuah mobil dan sepeda motor dalam operasi di dekat kota Nablus. Prajurit Israel pun melepaskan tembakan ke arah mereka.

Baca juga: Tragis, Remaja 16 Tahun Tewas di Dekat Halte Bus di Yerusalem

Den of Lions, sebuah grup lokal, mengatakan bahwa salah satu anggota mereka, Sayid Al Kuni, tewas dalam "bentrokan dengan pasukan penjajah."

Israel melakukan sejumlah operasi penangkapan pada malam hari di Tepi Barat bagian utara dalam beberapa bulan terakhir. 

Hal ini dilakukan dalam merespons serangkaian serangan warga Palestina di wilayah Israel sepanjang musim semi lalu. Beberapa pelaku serangan tersebut berasal dari Tepi Barat bagian utara.

Puluhan warga Palestina tewas dalam operasi Israel tersebut, menjadikan 2022 sebagai tahun paling mematikan di Tepi Barat sejak 2016. 

Sebagian besar warga Palestina yang dibunuh merupakan militan kelompok tertentu atau pemuda yang selama ini kerap melemparkan batu atau bom molotov ke arah tentara Israel.

Baca juga: Pencopet di Sekitar Menara Eiffel Jadi Tantangan Berat Bagi Pihak Kepolisian Paris Sebelum Olimpiade 2024

Sebagian kecil lainnya adalah warga sipil, termasuk jurnalis Al Jazeera bernama Shireen Abu Akleh yang tewas terkena peluru tajam dalam sebuah operasi penggerebekan Israel.

Pekan lalu, sejumlah anggota Den of Lions sempat terlibat bentrok dengan pasukan keamanan Palestina di Nablus. 

Meskipun sama-sama beranggotakan warga Palestina, Den of Lions memandang Otoritas Palestina (PA) sebagai sebuah organisasi korup yang disebutnya kerap berkolaborasi dengan Israel.

(***)


Informasi Anda Genggam


Loading...