Menu

Kenalkan Batik Dalam Wisata Budaya Untuk Generasi 20-an

Intan Salfitri 3 Oct 2022, 13:02
 Kenalkan Batik Dalam Wisata Budaya Untuk Generasi 20-an
Kenalkan Batik Dalam Wisata Budaya Untuk Generasi 20-an

RIAU24.COM - Semangat untuk melestarikan salah satu kekayaan budaya Nusantara ini pun tak pernah padam.

Upaya memperpanjang napas batik turut terwujud dalam wisata budaya yang digalakkan oleh kampung-kampung wisata batik yang tersebar di berbagai wilayah.

Pada hari ini, Minggu (2/10/2022), tepat 13 tahun sudah sejak batik ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda dari Indonesia oleh UNESCO pada 2009 lalu.

Destinasi ini tak hanya menjual batik karya perajin, tetapi juga menyertakan edukasi batik, seperti di Kampung Wisata Batik Kauman Solo, Jawa Tengah.

"Di Kampung Wisata Batik Kauman Solo, kegiatan membatik sudah menjadi keseharian kita. Sekarang masih lestari, ada penerus, ada kegiatannya, workshop dan suasananya masih, walaupun tidak sekental zaman dulu. Kalau dulu, hampir setiap rumah di Kauman itu bau malam batik," kata Pengurus Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman Solo, Gunawan Setiawan saat dihubungi Liputan6.com, Senin, 26 Septemner 2022.

Gunawan melanjutkan generasi muda di Kauman juga ambil bagian dalam membantu melestarikan batik.

Mereka yang berusia belasan hingga 20-an tahun ini juga berperan dalam membantu mendokumentasikan hingga mengiklankan produk batik di media sosial sejak pandemi melanda.

"Sebelum pandemi kita sistemnya offline, orang berkunjung berwisata, beli batik, selesai itu pulang. Dengan adanya media sosial, akhirnya meluas. Dari luar kota rata-rata ditanya tahu dari mana, katanya tahu dari Instagram dan Google Maps," tambahnya.

Di sisi produksi, mereka juga belajar pewarnaan alam dan membatik.

Spirit generasi penerus bangsa untuk mengenal dan mencintai batik juga tergambar dari antusiasme pengunjung anak muda yang ikut pelatihan batik.