Cegah Ilegal Fishing, Dewan Minta Pemprov Perkuat Anggaran Pengawasan Perairan Riau

Riko
Jumat, 07 Oktober 2022 | 18:36 WIB
Syafruddin Iput R24/riko Syafruddin Iput

RIAU24.COM - Provinsi Riau memiliki potensi yang besar di sektor sumberdaya alamnya. Salah satu potensi terlihat dari sektor perikanan dan kelautan.

Baca juga: Soal Temuan 80 Perusahaan Melakukan Aktifitas Ilegal di Riau, Husaimi Sebut DPR RI Terlambat

Untuk itu, peran pengawasan dan pembinaan wilayah perairan Riau perlu menjadi perhatian. Ini dinilai penting agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab karena ilegal fishing masih marak di wilayah perairan Riau 

"Kita minta Pemprov Riau meningkatkan pengawasan perairan laut khusunya dari ilegal fishing dalam maupun luar negeri,"kata ketua komisi II DPRD Riau Syafrudin Iput. Jumat ,(07/10/2022).

Dijelaskannya selama ini patroli pengawasan di perairan laut Riau hanya di lakukan 4 kali dalam setahun idealnya dua kali sebulan.

Menurutnya, Pemprov melalui OPD terkait diharapkan memperkuat pengawasannya karena ilegal fishing sangat berdampak pada kerugian nelayan Riau, juga kerusakan biota laut karena ilegal fishing menggunakan alat trowel atau bubu laut.

"Kita sarankan tambah patrolinya, memang akan berdampak pada penambahan anggaran untuk kegiatan pengawasan itu, karena ilegal fishing sangat merugikan kita,"ujarnya.

Untuk pengawasan wilayah perairan lanjutnya juga harus  dilakukan koordinasi dengan pihak TNI AL dan polisi kelautan untuk membantu dalam pengawasan di perairan Riau. Karena aturan mengenai sudah ada, maka petugas berhak untuk melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku.

"Selain pengawasan kita juga meminta pemerintah pusat dan Riau membangun tempat pelelangan ikan di Rohil. Karena Rohil salah satu penghasilan ikan. Ini diharapkan harga pemasaran ikan bisa terpantau oleh pemerintah dan bisa memberikan retribusi untuk daerah,"pungkasnya.

Baca juga: Kualitas Hidup Rendah, DPRD Riau Minta Pemprov Seriusi Pengajuan 7000 Guru PNS

 


Informasi Anda Genggam


Loading...