Menu

Cerita SBY-JK yang Kini Duduk Semeja

Azhar 17 Oct 2022, 15:14
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhyono (SBY) dan Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla. Sumber: VOI
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhyono (SBY) dan Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla. Sumber: VOI

RIAU24.COM - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhyono (SBY) dan Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK tampak kembali duduk semeja.

Kali ini mereka menghadiri wacana koalisi Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS dikutip darir detik.com, Senin, 17 Oktober 2022.

Kehangatan mereka berdua dikenal publik terjadi tahun 2004 ketika SBY menjabat Ketua Umum Partai Demokrat dan JK Ketum Partai Golkar.

SBY dan JK kemudian berkoalisi di Pilpres 2004, pasangan lainnya yakni Wiranto dan Salahuddin Wahid; Megawati Soekarnoputri dan Hasyim Muzadi; Amien Rais dan Siswono Yudo Husodo; serta Hamzah Haz dan Agum Gumelar.

Pada 20 September 2004 dilakukan Pilpres 2004 putaran kedua yang diikuti oleh dua pasangan calon yakni Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi dan SBY-JK.

Hasilnya, Megawati-Hasyim Muzadi meraih 44.990.704 suara (39,38%) dan pasangan SBY-JK meraih 69.266.350 suara (60,62%).

Artinya, SBY-JK terpilih sebagai presiden dan wakil presiden selama lima tahun.

Cerita berlanjut di Pilpres 2009 ketika SBY dan JK berbeda jalan. Sebagai petahana, SBY maju Pilpres 2009 didampingi Boediono. Sementara JK maju sebagai capres dengan Wiranto cawapres.

Sebelum Pilpres 2009, tepatnya Juni 2008, organisasi pemuda Partai Demokrat meminta JK mendampingi SBY lagi, namun JK disebut hanya terdiam.

Pilpres 2009 menghadirkan tiga pasang capres dan cawapres yakni SBY-Boediono yang diusung oleh Demokrat, PKS, PAN, PPP, dan PKB.

Pasangan lainnya yakni Megawati-Prabowo Subianto yang diusung oleh PDIP dan Gerindra.

Sementara, JK maju sebagai capres berpasangan dengan Wiranto. JK-Wiranto maju dalam Pilpres 2009 diusung oleh Partai Golkar dan Hanura.

Hasil Pilpres 2009 dimenangkan oleh SBY-Boediono yang meraih 73.874.562 suara atau 60,80%.

Sementara Megawati-Prabowo meraih 32.548.105 suara atau 26,79% dan JK-Wiranto meraih 15.081.814 atau 12,41%.