Pasukan Taliban Bunuh 6 Anggota ISIS yang Terlibat Dalam Ledakan Kembar Mematikan di Ibu Kota Afghanistan 

Zuratul
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 22:33 WIB
Potret Para Petinggi Taliban yang Berhasil Menduduki Ruang Kepresidenan Afghaistan. (Foto: BBC) R24/zura Potret Para Petinggi Taliban yang Berhasil Menduduki Ruang Kepresidenan Afghaistan. (Foto: BBC)

RIAU24.COM - Enam anggota ISIS dikatakan terlibat dalam dua serangan besar yang telah menewaskan 60 orang dan melukai banyak orang, dibunuh oleh pasukan keamanan Taliban dalam operasi semalam di Kabul, kata juru bicara pemerintahan kelompok yang berkuasa pada Sabtu, sambil menambahkan bahwa Personel keamanan Taliban juga tewas dalam operasi tersebut.

Anggota ISIS yang tewas dalam serangan di tempat persembunyian mereka terlibat dalam dua serangan besar dalam beberapa pekan terakhir, satu di sebuah masjid kota dan yang lainnya di sebuah lembaga bimbingan belajar di mana puluhan mahasiswi tewas, kata juru bicara itu, Qari Yusuf Ahmadi. 

Baca juga: Tayang 15 Februari, Big Bet 2 Pertarungan Choi Min-sik Berlanjut 

 

"Mereka adalah penyerang masjid Wazir Akbar Khan dan juga ... dari Institut Kaaj," kata Ahmadi, yang mengatakan seorang anggota pasukan keamanan Taliban tewas dalam operasi tersebut.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas kedua serangan itu, lapor Reuters.

Ledakan di bagian perempuan dari pusat pendidikan Kaaj Institute di ibukota Afghanistan pada 30 September telah menewaskan 53 orang, kebanyakan dari mereka gadis dan wanita muda.  

Pada 23 September, sedikitnya tujuh orang tewas dan lebih dari 40 terluka dalam ledakan setelah salat Jumat di dekat sebuah masjid di Wazir Akbar Khan, lingkungan yang dijaga ketat yang pernah menjadi rumah bagi "Zona Hijau" kedutaan besar dan pangkalan pasukan asing. 

Taliban mengklaim bahwa mereka telah fokus untuk mengamankan negara itu setelah beberapa dekade perang.

Namun, serangkaian ledakan telah mengguncang ibu kota dan daerah perkotaan lainnya dalam beberapa bulan terakhir dan PBB mengatakan bahwa situasi keamanan di Afghanistan memburuk.

Baca juga: Meta Siap Pulihkan Facebook dan Instagram Donald Trump

 

Afiliasi Afghanistan dari Negara Islam, yang dikenal sebagai Negara Islam Khorasan, setelah nama lama wilayah itu, adalah musuh Taliban.

Pejuang yang setia kepada Negara Islam pertama kali muncul di Afghanistan timur pada tahun 2014, dan kemudian membuat terobosan di daerah lain.

(***)
 


Informasi Anda Genggam


Loading...