Menu

Arab Saudi Gelar Sholat Serentak Gerhana Matahari, Termasuk di Masjidil Haram dan Nabawi 

Zuratul 26 Oct 2022, 11:25
Gerhana Matahari Parsial. (FotoL ModusAceh)
Gerhana Matahari Parsial. (FotoL ModusAceh)

Sedangkan untuk Riyadh, gerhana sebagian berlangsung selama dua jam, 15 menit, dimulai pada pukul 13.32 dan berakhir pada pukul 15.42 dengan persentase 33. Puncak tertingginya terjadi pada pukul 14.42. 

Abu Zahira mengatakan bahwa gerhana juga sebagian diamati di ibu kota Arab, termasuk di Abu Dhabi dengan cakupan 37,1 persen, Kairo dengan 25,7, Manama 38,8, Doha 37,5, Kuwait 43 dan Muscat 36,4. 

Yerusalem juga mencatat cakupan 33,6 persen, Amman 34,8, Sanaa 14,6, Baghdad 46,3, Damaskus 37,6, Beirut 37,1, Tripoli 5,1, Khartoum 6.0, Tunis 6.1 dan kota Djibouti 7.6. 

Namun, gerhana tidak terlihat di ibu kota Arab lainnya, termasuk Aljir, Rabat, Nouakchott, Moroni dan Mogadishu. 

Gerhana matahari sebagian akan diikuti gerhana bulan total dua pekan kemudian pada 8 November. Ini akan terlihat dari pantai barat Amerika Serikat, Australia dan Asia Tenggara, tetapi tidak di dunia Arab.

Sementara itu, masjid-masjid di Dubai juga dilaporkan menggelar sholat gerhana. Pelaksanaan sholat dilakukan sekitar pukul 15.45 waktu setempat, segera setelah selesai sholat Ashar. Adapun pengumuman tersebut disampaikan oleh Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal (IACAD) di Dubai.

Halaman: 234Lihat Semua