Soal Pemilu 2024, Ma’ruf Amin: ‘Lakum Capresukum, Walana Capresuna’

Amastya
Jumat, 28 Oktober 2022 | 09:53 WIB
Wakil presiden Ma'ruf Amin tanggapi soal Pemilu 2024 /net R24/tya Wakil presiden Ma'ruf Amin tanggapi soal Pemilu 2024 /net

RIAU24.COM - Menanggapi Pemilu 2024, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berpesan agar mencari pemenang dengan sesuai aturan dan dengan cara yang beretika.

Baca juga: Tepis Isu Minyakita Stop Produksi, Zulkifli Hasan: Sekarang Jadi Favorit, Barangnya Laris

Orang nomor dua di Indonesia ini juga berpesan agar masyarakat bisa mengendalikan diri.

“Kita kan sudah berkali-kali mengadakan pemilu. Saya kira kita harus bisa mengendalikan diri. Aturannya sudah ada, pengawas pemilunya sudah ada. Kemudian aturan mainnya juga sudah ada. Bagaimana mencari menang tapi dengan cara-cara yang sesuai aturan, cara-cara yang beretikalah,” kata Wapres dalam keterangannya pada Jumat (28/10/2022) dikutip sindonews.com.

Kemudian, Ma’ruf Amin juga mengimbau masyarakat untuk menanggapi berbagai perbedaan pilihan politik dengan santai di tengah memanasnya suhu politik menjelang Pemilu 2024.

Mantan Ketua MUI ini menilai hal tersebut setelah beberapa partai politik secara terang-terangan mendeklarasikan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung pada pemilu mendatang.

Situasi tersebut secara tidak langsung mengundang perdebatan tidak hanya di kalangan para elite partai tetapi juga masyarakat yang mulai menentukan pilihannya masing-masing.

“Kalau berbeda capres, lakum Capresukum, walana Capresuna (untukmu Capresmu, untukku Capresku),” canda Wapres saat menyampaikan Pidato Kebangsaan di Kampus Universitas Alma Ata, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beberapa waktu lalu.

Baca juga: Dipanggil Jokowi, Surya Paloh Belum Ungkap Hasil Pertemuannya ke Internal NasDem

Diakhir beliau juga menyampaikan, selain perbedaan dalam pemilihan capres-cawapres, perbedaan juga kerap terjadi pada pemilihan partai serta dengan visi misinya masing-masing. Untuk itu, hal ini juga perlu disikapi dengan baik.

“Saya sering mengatakan kalau kita berbeda partai kita katakan lakum partaiukum, walana partaiuna (untukmu partaimu, untukku partaiku), ya sudah masing-masing partai saja,” tandasnya.

(***)


Informasi Anda Genggam


Loading...