Sinopsis Series 'Healing': Menghadapi Putus Cinta Lebih Bijak di Rumah Tenang

Zuratul
Sabtu, 29 Oktober 2022 | 07:21 WIB
Poster Series Indonesia 'Healing'. (Wikipedia/Foto) R24/zura Poster Series Indonesia 'Healing'. (Wikipedia/Foto)

RIAU24.COM - Sebuah series yang menceritakan tentang kisah patah hati akibat putus cinta banyak dirasakan anak-anak muda yang kerap tidak berpikir panjang. Hal itu juga dialami oleh Tita yang diputuskan oleh sang kekasih Dio, membuatnya kecewa hingga dirinya memiliki penyakit mental yang mengharuskannya ke psikolog.

Tita sangat ingin mendapatkan ketenangan setelah putus dari pacarnya dengan cara melakukan perjalanan untuk healing.

Baca juga: 3 Zodiak Ini Paling Beruntung Soal Cinta di Akhir Januari 2023

 

Namun itu sangat sulit dijalaninya, karena ia malah dititipkan seorang anak berusia enam tahun bernama Ali, yang ditinggalkan orang tuanya begitu saja.

Tita pun terpaksa merawatnya selama dia melakukan perjalanan untuk healing. Tidak disangka, ternyata di tempat tujuan healing itu, Tita bertemu dengan teman-teman baru yang memiliki semua masalah psikologi yang hampir merusak hidup mereka, dan harus berjuang agar tetap memiliki keinginan melanjutkan hidup.

Tempat healing itu adalah Rumah Tenang, betapa kagetnya Tita karena banyak orang yang memiliki masalah hidup lebih berat dari sekadar putus cinta. 

Tita juga menemukan beberapa teman di sana, yang membantunya bekerja sama menjaga Ali dan mencari tahu siapa orang tua Ali.

Tita diperankan oleh Adinda Azani, Dio diperankan oleh Teuku Rassya, dan Ali diperankan oleh Azkha Prima. Ada juga pemain lainnya seperti Bio One, Alifa Lubis, Kinaryosih, dan masih banyak lagi. 

Baca juga: 5 Tempat Liburan Favorit Para Crazy Rich Dunia

 

Disutradarai Nurdin Van Jogja, “Healing” merupakan serial drama keluarga dengan bumbu romansa remaja.

“Healing” tayang melalui platform MAXstream yang bisa ditonton secara gratis mulai 26 Oktober 2022. 

Serial ini juga menyuguhkan cerita yang menghibur sekaligus unik, dengan mengungkap keadaan healing bagi penderita mental illness dalam sebuah kelompok khusus.

(***)


Informasi Anda Genggam


Loading...