AS: Paul Pelosi Keluar Dari Rumah Sakit San Francisco, Seminggu Setelah Diserang

Devi
Jumat, 04 November 2022 | 16:06 WIB
AS: Paul Pelosi Keluar Dari Rumah Sakit San Francisco, Seminggu Setelah Diserang R24/dev AS: Paul Pelosi Keluar Dari Rumah Sakit San Francisco, Seminggu Setelah Diserang

RIAU24.COM - Pada hari Kamis, Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi mengumumkan bahwa suaminya Paul Pelosi telah dibebaskan dari rumah sakit San Francisco dan pulih dari luka-lukanya termasuk patah tulang tengkorak dan "cedera serius" lainnya yang dideritanya. Ini terjadi enam hari setelah dia diserang secara brutal oleh palu di rumahnya di San Francisco.  

“Keluarga Pelosi berterima kasih atas curahan cinta, dukungan, dan doa yang indah dari seluruh dunia,” kata pembicara dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya. Dia menambahkan, “Paul berterima kasih kepada operator 911, responden darurat, tim perawatan trauma, staf ICU, dan seluruh staf medis ZSFGH atas perawatan penyelamatan jiwa yang sangat baik dan penuh kasih yang dia terima setelah serangan kekerasan di rumah kami.”  

Baca juga: Dibalik Kabar Pernikahannya, Song Joong Ki Punya Sisi Baik Hati hingga Belikan Manajernya Mobil

Pria berusia 82 tahun itu, "tetap dalam perawatan dokter karena ia terus berkembang dalam proses pemulihan dan pemulihan yang panjang," tambah pernyataan itu. Dalam pernyataan terpisah pekan lalu oleh juru bicara Nancy Pelosi, Drew Hammill, mengatakan bahwa Paul Pelosi mengalami cedera dan memerlukan operasi untuk "memperbaiki patah tulang tengkorak dan cedera serius pada lengan dan tangan kanannya."

Ini terjadi beberapa hari setelah dia diduga diserang oleh seorang penyerang yang kemudian diidentifikasi sebagai David DePape yang baru-baru ini mengaku tidak bersalah di pengadilan San Francisco. Dokumen pengadilan juga menunjukkan bahwa dia memasuki rumah mereka di San Francisco mencari Ketua DPR untuk "sangat menyakitinya". 

Baca juga: Ikuti Jejak Jerman-AS, Prancis dan Australia Akan Berikan Peluru Artileri ke Ukraina

Dalam perkembangan terakhir lainnya, pria yang dituduh dapat dideportasi setelah dia dibebaskan dari tahanan, kata Departemen Keamanan Dalam Negeri, Kamis. Menurut US Immigration and Customs Enforcement (ICE), pria berusia 42 tahun itu adalah warga negara Kanada yang memasuki negara itu sebagai pengunjung dan telah tinggal di AS secara ilegal selama hampir 14 tahun. 

Sementara itu, ICE juga telah mengeluarkan “penahanan imigrasi”, pemberitahuan terhadap terdakwa dengan otoritas San Francisco yang meminta penahanan DePape setelah proses pidana terhadapnya selesai. Agen imigrasi juga mengatakan bahwa di bawah "tahanan" ini dia bisa menghadapi kemungkinan deportasi setelah menjalani hukuman yang dia terima. 

Menurut pernyataan tertulis FBI yang diajukan di pengadilan federal, serangan terhadap Paul Pelosi yang berusia 82 tahun terjadi pada hari Jumat, ketika seorang penyusup yang mencari Pembicara, yang berada di Washington DC pada saat itu, malah menghadapkan suaminya yang akhirnya bisa untuk memanggil polisi. Ia menambahkan bahwa kedua pria itu terlihat berjuang dengan palu setelah penyusup meraih palu dan memukul Pelosi dengan itu di atas kepala. 

 

***


Informasi Anda Genggam


Loading...