Koalisi Masih Kabur, Nasdem Beberkan PKS Dirayu Gerindra-PKB

Amastya
Senin, 07 November 2022 | 10:33 WIB
Nasdem sebut PKS sedang dirayu oleh koalisi PKB-Gerindra R24/tya Nasdem sebut PKS sedang dirayu oleh koalisi PKB-Gerindra

RIAU24.COM - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengungkapkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sedang dirayu oleh koalisi Partai Gerindra dan PKB.

Baca juga: Demo Kantor DPW PPP Riau Libatkan Pekerja Honorer Pelalawan

Hal ini diungkapkan oleh Willy Aditya selaku Ketua DPP Partai Nasdem.

Diketahui, Partai Nasdem, Demokrat dan PKS dikabarkan akan membentuk sebuah koalisi namun hingga saat ini belum ada pendeklarasian secara resmi.

Oleh karena itu, Willy mengatakan soal rayu merayu tersebut adalah hal yang biasa.

"Ya kalau saling goda menggoda kan sebelum janur kuning ada kan ya kedipan mata lah, rayuan gombalan tuh wajar saja, sama seperti orang pacaran. Tapi sejauh ini kami sangat pacaran dan kami pacaran di depan orang tua gitu ya," kata Willy kepada wartawan di kawasan Jakarta, pada Senin (7/11/2022) dikutip sindonews.com.

Atas dasar tersebut, Willy mengaku pihaknya sejauh ini sangat percaya diri bahwa Nasdem bisa bersama dengan PKS dan Demokrat membangun sebuah koalisi yang setara.

Ia mengatakan tidak akan ada tuan dan majikan serta anak buah dalam koalisi ketiga partai itu. Karena perolehan kursi Nasdem, PKS dan Demokrat sama-sama 50-an kursi.

"Karena kami semuanya 50-an kursi, Nasdem 59, Demokrat 54, PKS 52 jadi hampir ini semua sama," urai Willy.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR ini juga mengatak , dalam proses membangun koalisi yang sangat cair dan setara ini, wajar jika ada godaan dari kanan maupun kiri.

Willy menganggap hal itu dapat membuat koalisi semakin solid.

"Jadi proses itu yang kemudian membangun kami sangat cair, sangat setara dan benar-benar ya godaan kiri dan kanan wajar sajalah kita anggap itu sebagai sebuah faktor yang justru semakin menyolidkan kita semua di dalam," terangnya.

Baca juga: Kata Ketum Soal Isu Erick Thohir Gabung PAN

Diakhir, Willy mengaku tidak khawatir jika tiba-tiba PKS menyatakan untuk keluar koalisi karena proses perjalanan selama ini baik-baik saja.

"Insya Allah kalau melihat proses perjalanan sejauh ini kami apik-apik (baik-baik) saja, semakin mesra hari ke hari," harapnya.

(***)


Informasi Anda Genggam


Loading...