Menu

Studi: Rokok Elektrik Tidak Aman, Dapat Membuat Peradangan Pada Pembuluh Darah

Amastya 12 Nov 2022, 06:05
Studi menyebutkan rokok elektrik dapat menyumbat dan peradangan pada pembuluh darah /Reuters
Studi menyebutkan rokok elektrik dapat menyumbat dan peradangan pada pembuluh darah /Reuters

RIAU24.COM - Merokok dengan produk tembakau menyebabkan sejumlah bahaya kesehatan, seperti kanker paru-paru dan berbagai penyakit jantung.

Ketika dunia beralih ke era informasi dalam dekade terakhir, rokok elektronik, atau rokok elektrik, muncul sebagai alternatif yang berpotensi lebih aman.

Namun, penelitian terbaru secara meyakinkan menunjukkan bahwa rokok elektrik dibungkus dengan risiko kesehatan mereka sendiri.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Matthew Springer dari University of California, dan didanai oleh National Institutes of Health (NIH) yang berbasis di California, menemukan bahwa baik perokok rokok tembakau maupun perokok rokok elektrik memiliki tanda-tanda peningkatan peradangan pada pembuluh darah dan risiko pembekuan darah yang lebih tinggi.

Penelitian ini memiliki basis sukarelawan yang terdiri dari 120 orang dewasa berusia 21 hingga 50 tahun, di mana 42 di antaranya secara teratur menggunakan rokok elektrik, 28 merokok tembakau asap, dan 50 tidak menggunakan keduanya.

Para peneliti lebih lanjut membandingkan pembuluh darah pada non-perokok dengan menggunakan ultrasound untuk mengukur fungsi pembuluh darah dan menemukan bahwa pembuluh darah perokok rokok tembakau dan perokok rokok elektrik kurang dapat diperluas.

Halaman: 12Lihat Semua