Menu

12 Awak Asal Indonesia Belum Ditemukan, Usai 12 Hari Sejak Kapal Kargo Shinsung Tenggelam di Perairan Taiwan

Zuratul 13 Nov 2022, 16:31
Ilustrasi/cnnindonesia
Ilustrasi/cnnindonesia

RIAU24.COM -Sudah 12 hari kapal kargo Shinsung bersama 12 awak asal Indonesia tenggelam di perairan sebelah barat Taiwan.

Pencarian besar-besaran sudah dilakukan, tetapi belum ada titik terang.

Pihak berwenang di Taiwan mengeklaim sudah melakukan pencarian besar-besaran untuk menemukan 12 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal Shinsung yang tenggelam di perairan Taiwan pada 31 Oktober lalu. 

Kapal tenggelam setelah mengalami kerusakan mesin karena cuaca buruk.

Sayangnya, mereka belum ditemukan hingga kini.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (RI), Judha Nugraha pada Sabtu 12/11/202), menyebut ppemerintah Taiwan masih melakukan pencarian besar-besaran terhadap 12 ABK asal Indonesia, tetapi belum membuahkan hasil.

"Dari informasi yang kami terima, sudah ada 17 kali pengerahan kapal besar, 20 kali pengerahan kapal kecil, melibatkan 680 kru. Kemudian ada tujuh unit drone yang digunakan, 19 kali pengerahan helikopter, dan ada satu unit pesawat terbang. Di pesisir ada 271 kendaraan, kemudian ada 503 kru yang dikerahkan," kata dia.

Judha menegaskan proses pencarian sudah dilakukan secara ekstensif dengan radius 3.100 kilometer persegi dari titik lokasi tenggelamnya kapal berbendera Panama tersebut.

Sesuai standar operasional prosedur di Taiwan, ada 72 jam masa pencarian besar-besaran sejak kapal Shinsung tenggelam dan operasi ini sudah selesai pada 3 November lalu.

Sejak peristiwa kapal tenggelam, lanjutnya, Kementerian Luar Negeri RI sudah menghubungi pihak keluarga ABK yang hilang.

Dia mengatakan semua kerabat dari 12 ABK yang masih hilang telah diundang ke kantor Kementerian Luar Negeri di Jakarta pada Jumat (11/11/2022). untuk diberitahu perkembangan terakhir dari proses pencarian itu.

Pihak kementerian juga menyampaikan dengan sangat menyesal bahwa tipis kemungkinan ke-12 ABK itu ditemukan dalam kondisi selamat.

(***)