Ketika Son Heung-min Nangis dan Staf Pelatih Ghana Minta Selfie Usai Korea Selatan Kalah dari Ghana Pada Matchday 2 Piala Dunia 2022 

Zuratul
Selasa, 29 November 2022 | 09:50 WIB
Potret Staf Pelatih Ghana Minta Selfie ke Bintang Tottenham Son Heung -min. (Twitter) R24/zura Potret Staf Pelatih Ghana Minta Selfie ke Bintang Tottenham Son Heung -min. (Twitter)

RIAU24.COM - Kekalahan Timnas Korea Selatan atas Ghana membuat Son Heung-min menangis tersedu saat usai laga tersebut. 

Menariknya, di tengah momen haru itu, seorang staf pelatih Ghana melakukan selfie dengan Son Heung-min.

Baca juga: Tolak Tawaran Besar Arsenal untuk Moises Caicedo, Brighton Harus Kembali Bersabar 

 

Korea Selatan takluk 2-3 oleh Ghana pada matchday 2 Piala Dunia 2022 , Senin (28/11/2022) malam WIB. Padahal, mereka sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah tertinggal 0-2.

Kekalahan ini memaksa Korea Selatan harus mengalahkan Portugal dalam pertandingan terakhir Grup H mereka untuk memiliki peluang lolos ke 16 besar Piala Dunia 2022.

Son Heung-min yang begitu sedih dengan hasil tersebut tak mampu menyembunyikan air matanya. Akan tetapi, ada kejadian lucu saat pemain Tottenham Hotspur itu menangis. 

Son Heung-min tampak berjongkok di atas lapangan dan didampingi oleh beberapa pemian dan palatih Ghana, termasuk asisten George Boateng. 

Saat Boateng berbicara dengan Heung-min anggota pelatih Ghana lainnya yang melihat kesempatan untuk selfie, menambah bintang Tottenham dan mengambil foto. 

Insiden Kartu Merah Paulo Bento

Pelatih Korea Selatan, Paulo Bento, mendapatkan kartu merah dari wasit Anthony Taylor usai pertandingan melawan Ghana dalam lanjutan Piala Dunia 2022, Senin (28/11/2022) malam WIB.

Kejadian bermula ketika Korea Selatan mendapatkan sepak pojok pada menit-menit krusial. Satu poin akan sangat berharga mengingat tim berjulukan Taeguk Warriors masih ingin mengamankan slot di 16 besar Piala Dunia 2022.

Baca juga: Jelang Persiapan Moto3 2023, Mario Aji Gunakan Sirkuit Mandalika

 

Namun ternyata, wasit Anthony Taylor memutuskan untuk meniup peluit panjang. Padahal satu kesempatan lagi sangat mungkin berbuah gol.

Pelatih Paulo Bento yang kesal lalu menumpahkan amarahnya kepada Anthony Taylor. Ia merasa dicurangi karena menurutnya masih ada sisa satu menit.

(***)
 


Informasi Anda Genggam


Loading...