Menu

Gerindra Gantung Cak Imin jadi Cawapres, PKB Disebut Bakal Gabung Nasdem

Rizka 27 Dec 2022, 14:07
Prabowo Subianto dan Cak Imin
Prabowo Subianto dan Cak Imin

RIAU24.COM - Isu manuver politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Nasdem muncul pasca pernyataan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid. Ia mengatakan, PKB terbuka bekerja sama dengan partai politik (parpol) pimpinan Surya Paloh itu.

PKB tak menutup kemungkinan akan bergabung dengan NasDem, kalau Gerindra masih saja menggantung Cak Imin di Pilpres 2024 mendatang.

Sinyal tersebut pun juga ditangkap oleh pengamat politik Hendri Satrio. Gerindra dan PKB hingga kini belum mendeklarasikan pasangan jagoan mereka. Yang senter diberitakan adalah duet Prabowo Subianto dengan Cak Imin.

"PKB bakal join Nasdem? Mungkin ini karena Gerindra gantung Cak Imin jadi Cawapres," kata Hensat, panggilan akrab Hendra Satrio, pada unggahan akun Twitternya dikutip pada Selasa, (27/12).

Jika PKB menjadi mitra koalisi NasDem, keduanya langsung cetak tiket guna mengusung jagoan mereka.

"Nasdem plus PKB tu 117 kursi padahal minimal cuma 115 kursi buat dapet boarding pass," tuturnya.

Oleh sebab itu, Hendri mendorong agar PKS dan Partai Demokrat segera mendeklarasikan Anies Baswedan.

"Wah Demokrat, PKS mesti deklarasi Anies juga nih, sebab Nasdem-PKB beres," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, rencana pembentukan Koalisi Perubahan antara Nasdem, PKS dan Demokrat masih dalam pembahasan. Ketiga partai itu masih belum final menentukan wakil pendamping Anies Baswedan.

Kemungkinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bergabung dengan Nasdem di Pilpres 2024 mendatang, artinya akan menambah satu mitra di Koalisi Perubuhan.

"Koalisi Perubahan isinya 4 partai?," tanyanya penasaran.