Menu

Ratusan Rumah di Demak Terendam Banjir Rob

Zuratul 31 Dec 2022, 22:10
Demak Terendam Banjir Rob. (Suara.com/Foto)
Demak Terendam Banjir Rob. (Suara.com/Foto)

RIAU24.COM Cuaca ekstremdan gelombang tinggi masih menghantui warga Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Akibat gelombang tinggidan angin kencang 11 rumah hancur, 30 rumah rusak berat, dan ratusan rumah tergenang.

Salah satu warga yang rumahnya hancur, Siti Saroh, mengatakan bagian belakang rumahnya hancur dihantam gelombang. Gempuran gelombang yang tak kunjung reda, bagian ruang tamu dan kamar tidur pun turut hancur dihantam gelombang.

"Rumah bagian belakang hancur dan terendam banjir rob. Anak-anak sudah saya minta mengungsi ke rumah saudara," kata Siti yang memilih tinggal di tenda yang didirikan di depan rumahnya yang hancur, Sabtu, 31 Desember 2022.

Kepala Desa Bedono, Agus Salim, mengatakan saat ini pemerintah desa masih melakukan pendataan akibat dampak terjangan gelombang tinggi, angin kencang, dan banjir rob. Pihaknya mencatat ada lebih dari 400 rumah yang tergenang banjir rob.

"Bahaya dengan kondisi angin kencang dan akibat dari gelombang besar masyarakat kami desa bedono kena musibah 11 rumah roboh, kurang lebih 30 rusak parah dan 400 sampai 500 rata-rata tenggelam air rob. Warga yang rumahnya roboh maupun yang rusak parah mengungsi ke saudara terdekatnya," jelas Agus.

Selain mengungsi ke rumah saudara, warga juga mengungsi di masjid. Tercatat sudah ada 35 kepala keluarga yang mengungsi.

Dari data BMKG untuk cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang terjadi di perairan Laut Jawa ini akan terjadi hingga 2 Januari 2023. Kondisi ini diperparah dengan intensitas hujan yang terus terjadi di wilayah Demak dan sekitarnya mengakibatkan banjir rob terus naik.

(***)