Menu

Inilah Tanggapan PKS dan Demokrat Soal Pidato Megawati di HUT PDIP Ke-50

Amastya 12 Jan 2023, 10:35
Berikut respon PKS dan Demokrat soal pidato Megawati di HUT PDIP ke-50 /
Berikut respon PKS dan Demokrat soal pidato Megawati di HUT PDIP ke-50 /

RIAU24.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat menanggapi pidato Megawati Soekarnoputri dalam acara HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Selasa, 10 Januari 2023.

Dari pihak PKS, diwakili oleh Mardani Ali Sera selaku Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Mardani mengatakan apa yang disampaikan Megawati cukup menghibur masyarakat. Namun kata dia belum ada hal esensial terkait Pilpres 2024.

"Pidato yang atraktif. Menghibur dan penuh semangat. Tapi belum keluar gagasan detail membangun bangsa untuk tahun 2024," kata Mardani pada Rabu (11/1/23) dikutip sindonews.com.

Sementara itu dari pihak Demokrat yang diwakili oleh Kamhar Lakumani selaku Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat mengatakan apa yang disampaikan Megawati memiliki kesamaan dengan pandangan Demokrat selama ini.

"Pada pidato HUT ke-50 PDIP yang disampaikan Ibu Megawati, ada beberapa poin yang merupakan manifestasi politik kenegaraan yang sejalan dengan pandangan dan sikap politik Partai Demokrat seperti penolakan perpanjangan masa jabatan Presiden, penundaan Pemilu maupun penambahan periodesasi masa jabatan Presiden," ujar Kamhar Lakumani pada Rabu (11/1/23).

Meskipun demikian Kamhar mengatakan, Partai Demokrat memiliki perbedaan dengan PDIP dalam sistem proporsional tertutup yang digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Namun ada juga yang berbeda seperti sistem pemilu. PDIP menghendaki sistem pemilu tertutup proporsional sementara Partai Demokrat bersama partai-partai lainnya di parlemen menghendaki sistem terbuka proporsional," katanya.

Terkait hal lainnya yang disampaikan Megawati, Kamhar menilai sebaiknya disampaikan secara tertutup atau internal dan tidak perlu sampai dipublikasi ke media.

"Selebihnya, pidato Bu Mega yang seringkali tak membaca naskah itu lebih pas disampaikan pada forum tertutup khusus untuk konsumsi internal kader PDIP saja sehingga tak menimbulkan tafsir yang bisa memicu polemik," tandasnya.

(***)