Menu

Ini Respon PPP Pasca Ridwan Kamil Bergabung ke Partai Golkar

Amastya 20 Jan 2023, 10:09
Respon PPP setelah Ridwan Kamil bergabung ke Partai Golkar /
Respon PPP setelah Ridwan Kamil bergabung ke Partai Golkar /

RIAU24.COM - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merespon perihal bergabungnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ke Partai Golkar. PPP mengaku tak mempersoalkan hal tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Achmad Baidowi selaku Ketua DPP PPP pada Kamis (19/3/2023)

Diketahui, PPP merupakan salah satu parpol yang mengusung Ridwan Kamil dalam Pilkada Jawa Barat 2018. Ridwan Kamil berpasangan dengan Uu Ruzhanul Ulum yang merupakan kader PPP.

"Itu hak politik beliau (Ridwan Kamil)," ujar Achmad Baidowi.

Achmad Baidowi juga mengakui Ridwan Kamil menjadi salah satu tokoh yang dimonitor oleh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk bisa dicalonkan dalam Pilpres 2024.

Diketahui, KIB merupakan koalisi yang dibentuk Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan PPP.

"RK kan memang salah satu tokoh yang dimonitor KIB untuk diusung di pilpres selain tokoh-tokoh lainnya," kata politikus yang akrab disapa Awiek ini.

Sebelumnya, Ridwan Kamil telah menyatakan kesiapannya untuk memenangkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang telah ditunjuk sebagai calon presiden (capres). Ridwan mengatakan sikap ini sebagai bentuk ketaatannya terhadap Partai Golkar.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Emil ini, sebelum memilih bergabung dengan Partai Golkar, dirinya tidak memiliki batasan untuk bersikap pada pilihan politik di Pilpres 2024. Namun, kini dirinya sudah memiliki fatsun politik yang harus ditaati.

"Ketika sudah masuk organisasi ya artinya taat pada aturan dan kepatuhan organisasi," ujar Kang Emil dalam jumpa persnya yang dilakukan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (18/1/2023).

Bicara soal Capres 2024, Kang Emil menegaskan bahwa dirinya akan mendukung penuh dan siap menyukseskan apa yang telah menjadi keputusan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar.

Terlebih, saat ini posisinya sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Penggalangan Pemilih dan Pemenangan Pemilu.

"Urusan (Capres) tadi sudah jelas, Partai Golkar memutuskan untuk mengusung Pak Airlangga di Pilpres 2024. Karena saya anggota Golkar, ya artinya saya harus mengamankan itu," tegasnya.

Bahkan, dia memiliki rencana untuk pemenangan Airlangga sebagai Capres 2024. Hanya saja, cara yang dimaksud tak dijabarkan lebih jauh.

"Caranya seperti apa, nanti kreativitas-kreativitas yang akan saya bawa untuk menjadi jawaban dari hal tersebut," tandasnya.

(***)