Menu

22 Januari: Fakta dan Peristiwa Tanggal Ini, Hari Raya Imlek dan Hari Pejalan Kaki Nasional

Amastya 22 Jan 2023, 10:24
Berikut beberapa fakta dan peristiwa tercatat sejarah yang terjadi pada tanggal 22 Januari /depositphotos
Berikut beberapa fakta dan peristiwa tercatat sejarah yang terjadi pada tanggal 22 Januari /depositphotos

RIAU24.COM Tahun Baru China atau Hari Raya Imlek tahun 2023 jatuh pada Tanggal 22 Januari.

Tanggal 22 Januari juga diperingati sebagai Hari Pejalan Kaki Nasional. Hari Ini ditetapkan oleh Koalisi Pejalan Kaki untuk mengenang peristiwa kecelakaan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat pada 22 Januari 2012 yang menewaskan sembilan orang pejalan kaki.

Tanggal 22 Januari merupakan hari ke-22 dalam tahun 2023 dan tersisa 343 hari lagi hingga kita mencapai akhir tahun.

Tahukah Anda bahwa pada hari ini pada tahun 1964, keju terbesar di dunia diproduksi, yang beratnya lebih dari 34,500 lbs? Keju itu dibuat menggunakan 170.000 liter susu dari 16.000 sapi.

Tidak hanya itu, berikut beberapa fakta dan peristiwa tercatat sejarah yang terjadi pada tanggal 22 Januari, dirangkum Riau24 dari berbagai sumber:

2020

Seratus juta orang ditempatkan dalam penguncian di Wuhan, China, di tengah wabah Covid 19. Semua bentuk transportasi masuk dan keluar kota ditangguhkan mulai pukul 10.00 waktu setempat.

2018

Netflix melewati tonggak sejarah $ 100 miliar. Hal ini menjadikan perusahaan media dan hiburan digital tersebut sebagai yang terbesar di dunia.

2014

NASA mengungkapkan uap air telah ditemukan di planet kerdil Ceres.

2012

Hari Pejalan Kaki Nasional ini ditetapkan oleh Koalisi Pejalan Kaki untuk mengenang peristiwa kecelakaan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat pada 22 Januari 2012 yang menewaskan sembilan orang pejalan kaki.

Sebelas tahun yang lalu, mobil yang dikendarai Afriyani Susanti dari arah Hotel Borobudur di Lapangan Banteng oleng di depan Gedung Kemendag, kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, lalu menabrak pejalan kaki di trotoar, serta merusak halte bus di depan Gedung Kemendag.

Kecelakaan lalu-lintas maut sekaligus tragis itu terjadi di halte bis persis di depan Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan Mohammad Ridwan, dekat kawasan Patung Pahlawan (banyak orang mengenalnya sebagai Tugu Tani), Jakarta Pusat.

Peristiwa itulah yang mendasari penetapan tanggal 22 Januari sebagai hari Pejalan Kaki Nasional.

Koordinator Koalisi Pejalan Kaki (KoPK), Alfred Sitorus mengatakan lebih dari itu, peringatan peristiwa tersebut juga menjadi pengingat bahwa puluhan nyawa pejalan kaki melayang di seluruh Indonesia.

Kini peringatan hari pejalan kaki tidak hanya untuk memperingati peristiwa Tugu Tani, tetapi juga untuk mensosialisaikan pentingnya keselamatan pejalan kaki.

2006

Evo Morales dilantik sebagai Presiden pribumi pertama Bolivia.

1976

Rekor emas batangan senilai $20 hingga $50 juta dicuri dalam perampokan bank di Beirut, Lebanon. Hari ini jarahan dihargai sekitar tiga kali lebih banyak dari nilainya pada tahun 1976.

1964

Keju terbesar di dunia dengan berat 34,591 lbs (15,723 kg) diproduksi. Keju tersebut menggunakan 170.000 liter susu yang diekstrak dari 16.000 ekor sapi. Itu dibuat di Wisconsin dan kemudian ditampilkan di New York World Fair.

1934

Lady Macbeth oleh Dmitri Shostakovich dilakukan untuk pertama kalinya di Leningrad, Saint Petersburg, Rusia.

1924

Ramsay MacDonald menjadi Perdana Menteri Buruh pertama Inggris.

1905

Tentara Rusia menyerang demonstran tak bersenjata pada hari ini yang kemudian dikenal sebagai ‘Minggu Berdarah.’

Ada hingga 50.000 pemrotes dan 10.000 tentara. Peristiwa hari itu mengakibatkan hingga 234 kematian, 800 korban jiwa, dan 6.831 penangkapan.

1901

Setelah kematian Ratu Victoria, Inggris memindahkan perangko mereka ke seri Raja Edward VII.

1842

Charles Dickens dan istrinya tiba di Boston, AS, dari Liverpool, Inggris.

1528

Inggris dan Prancis menyatakan perang terhadap Kaisar Austria, Charles V.

1506

Kontingen 150 Pengawal Swiss tiba di Vatikan untuk pertama kalinya.

Asal-usul Garda Swiss terletak pada Paus Julius II, yang meminta Swiss memberi paus rombongan konstan 200 tentara bayaran Swiss. Sejak itu, Garda Swiss (kecuali untuk beberapa periode singkat) membela Vatikan.

Itulah beberapa fakta dan peristiwa tercatat sejarah yang terjadi pada tanggal 22 Januari.

(***)