Menu

PHR Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sektor UMKM Lewat Sentra Budaya Ekraf

Muhardi 26 Jan 2023, 10:46
Dua pengrajin tengah membuat tanjak atau ikat kepala berbahan songket. Songket biasanya digunakan oleh kaum laki-laki melayu Riau.
Dua pengrajin tengah membuat tanjak atau ikat kepala berbahan songket. Songket biasanya digunakan oleh kaum laki-laki melayu Riau.

Saat pandemi Covid-19 lalu kata Sri, Sentra Budaya Ekraf Melayu Riau sangat membantu pelaku UMKM bertahan di tengah keterpurukan ekonomi. Sejumlah gerai maupun lapak penjualan di pusat perbelanjaan terpaksa tutup membuat pelaku usaha tidak dapat berjualan.

Dengan adanya Sentra Budaya Ekraf Melayu Riau, menjadi harapan bagi pelaku usaha untuk terus bertahan dalam memasarkan produk. "Ketika Covid-19 melanda banyak gerai tutup, kami tidak bisa berjualan. Hadirnya Sentra ini menjadi solusi buat kami tetap bertahan," kata Sri.  

Sentra Budaya Ekraf Melayu Riau terus maju dan berkembang sejak diresmikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, pada Juli 2021 lalu. Bangunan yang berada di Jalan Diponegoro, Pekanbaru atau tepatnya di belakang gedung LAM Riau menjadi rumah bagi ratusan UMKM.  

Tidak hanya tempat menjajakan produk makanan dan oleh-oleh, Sentra Budaya Ekraf juga menawarkan berbagai bentuk fesyen khas melayu Riau seperti songket, tas rajut, sandal rajut dan Batik Riau. Sentra sekaligus menjadi tempat produksi kerajinan tangan songket dan tanjak. 

Kain songket dan tenun menjadi produk unggulan di Sentra ini. Harganya bervariasi mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung model dan kerumitan pembuatan motifnya. 

Pengelola Sentra Budaya Ekraf Melayu Riau, Wan Irzawati mengatakan, hingga kini setidaknya tercatat 800 pelaku usaha kecil menengah telah bergabung di sentra ini. Sentra kian berkembang pasca pandemi Covid-19 melandai. Geliat ekonomi di Sentra Budaya Ekraf Melayu Riau terus meningkat menyusul normalnya kegiatan masyarakat dan pemerintah. Penjualan produk di sentra terus meningkat hingga mencapai angka lebih dari Rp 50 juta rupiah per bulan.

Halaman: 234Lihat Semua