Menu

Kapolres Bengkalis Pimpin Apel Kesiap Siagaan Karhutla

Dahari 13 Feb 2023, 11:29
Apel Kesiap Siagaan Karhutla di Kabupaten Bengkalis
Apel Kesiap Siagaan Karhutla di Kabupaten Bengkalis

RIAU24.COM -BENGKALIS - Forkopimda dan pemerintah Kabupaten Bengkalis, Senin 13 Februari 2023 menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan Karhutla di Kabupaten Bengkalis tahun 2023.

Apel tersebut dilaksanakan dihalaman Mapolres Bengkalis dihadiri diantaranya, Pasi Ops Kodim 0303/Bengkalis Kapten Czi Suratmin, Wakil Bupati Bagus Santoso, Kajari Zainur Arifin Syah dipimping Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro.

AKBP Setyo Bimo Anggoro dalam amanatnya menyampaikan bahwa apel kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan merupakan hal penting yang harus dilaksanakan.

"Dalam suatu proses untuk memastikan bahwa TNI,Polri dan Pemda, seluruh instansi terkait dan segenap potensi masyarakat baik dari segi kekuatan personel maupun kelengkapan sarana prasarana yang akan digunakan,"ungkap Kapolres Bengkalis Setyo Bimo Anggoro.

"Sebelum diturunkan kelapangan kebakaran hutan dan lahan harus kita laksanakan pengecekan alat dan kesiapannya bagaimana,"ujarnya lagi.

Diutarakannya, sudah terjadi berulang-ulang kali dari waktu ke waktu dan dampak yang ditimbulkan sangat merugikan sendi kehidupan masyarakat pada berbagai sisi baik secara ekonomi kesehatan serta berbagai aspek kehidupan lainnya.

Menurutnya, dari data kartu data Tahun 2022 terdapat 76 kejadian di 34 lokasi kejadian dengan total luas lahan yang terbakar kurang lebih 29 hektar, 2023 sudah terdapat tiga lokasi kejadian lahan terbakar 1,6 hektar tambah 5 kejadian lagi di bulan Februari ini, Bengkalis memiliki karakteristik lahan gambut yang setara dengan 69,68% dari luas total daratan gambut kering. 

"Masing-masing instansi terkait, saya mengajak dan mengimbau kepada seluruh peserta apel untuk mendukung serta bekerja sama dalam penanganan karhutla di wilayah kabupaten Bengkalis yang kita cintai ini,"tegasnya.

"TNI,Polri dan pemerintah, kami punya personil, kami punya perlengkapan tapi kami yakin itu tidak akan cukup untuk pemangkasan seluruh wilayah Bengkalis. Tentunya kita harus tangani dengan baik dengan kerjasama dan bersinergi antara semua unsur baik pemerintah maupun masyarakat," pungkasnya.