Menu

Aung San Suu Kyi Dituding Berbohong Soal Genosida Muslim Rohingya, Pengungsi: Mana Ada Maling Ngaku

Siswandi 12 Dec 2019, 12:25
Aung San Suu Kyi saat memberi keterangan di Pengadilan Internasional di Den Haag, Belanda. Foto: int
Aung San Suu Kyi saat memberi keterangan di Pengadilan Internasional di Den Haag, Belanda. Foto: int

"Dunia tidak akan menerima itu. Seluruh dunia telah melihat tingkat penyiksaan kami. Ini masih berlangsung," lontarnya. 

Para kritikus menggambarkan tindakan tentara sebagai kampanye pembersihan etnis dan genosida yang disengaja. Cara tersebut memaksa lebih dari 700.000 Rohingya melarikan diri.

Sebuah tim hukum dari Gambia, yang bertindak atas nama Organisasi Kerjasama Islam 57 negara, meminta Mahkamah Internasional di Den Haag untuk mengambil tindakan. “Semua tindakan dalam kekuasaannya untuk mencegah semua tindakan yang berarti atau berkontribusi terhadap kejahatan genosida," ujar pernyataan tim Gambia. 

Negara itu menyatakan hingga saat ini  aksi genosida masih berlangsung di Myanmar.

Sebelumnya, Suu Kyi mengatakan kepada pengadilan, eksodus ratusan ribu muslim Rohingya ke negara tetangga Bangladesh adalah hasil yang disayangkan dari pertempuran dengan pemberontak. Dia membantah tentara telah membunuh warga sipil, memperkosa perempuan, dan membakar rumah pada 2017. ***

Halaman: 12Lihat Semua