Menu

Penanaman Mangrove di Bengkalis akan Sia-sia Jika Tidak Ada Tanggul Pemecah Ombak

Satria Utama 9 Dec 2020, 09:46
Staf Ahli Men-LHK meninjau penanaman tanaman mangrove di desa Muntai
Staf Ahli Men-LHK meninjau penanaman tanaman mangrove di desa Muntai

Ditambahkan Solihin, persoalan penyelamatan pulau Bengkalis yang merupakan pulau terluar dan berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, dari abrasi, sangat mendesak dilakukan karena menyangkut harga diri dan kedaulatan negara. "Jika tidak segera diselamatkan menggunakan bendungan batu pemecah ombak maka semakin luas wilayah daratan yang menjadi laut, sementara negara tetangga terus melakukan penimbunan. Itu artinya luas wilayah laut milik Indonesia akan berkurang," jelasnya.

"Memang penanaman mangrove seperti program PEN-PKM ini merupakan satu upaya yang luar biasa telah dilakukan oleh KemenLHK, namun menjelang mangrove besar untuk bisa diandalkan menjadi benteng alam dari terjangan ombak selat Malaka, itu butuh waktu 3 hingga 4 tahun kedepan. Sementara setiap tahun nya tingkat abrasi pantai menghilangkan daratan wilayah kedaulatan kita di pulau Bengkalis kurang lebih 30 meter sepanjang 60 Km," sambungnya. ***

 
Halaman: 12Lihat Semua