Menu

Benarkah Vaksin Covid-19 Bikin Pria Mandul? Ini Penjelasan Ahli

Rizka 24 Aug 2021, 15:20
google
google

Produksi sprema bisa saja menurun jika vaksinasi menyebabkan efek samping demam, tetapi hanya bersifat sementara atau sekitar tiga bulan. Penurunan jumlah sperma pun lumrah terjadi ketika mengalami demam yang disebabkan alasan lain, tidak spesifik karena vaksin corona.

Di sisi lain, penderita infeksi Covid-19 justru lebih berpotensi mengakibatkan disfungsi ereksi dan kemandulan. Penelitian di universitas sama terhadap enam orang yang meninggal akibat virus tersebut menunjukkan satu orang memiliki virus di jaringan testisnya dan tiga orang mengalami penurunan jumlah sperma.

Virus corona pun masih terdeteksi di penis dua laki-laki yang sembuh dari infeksi itu setelah 7-9 bulan didiagnosis. Infeksi virus menyebabkan suplai darah ke penis menurun sehingga mereka mengalami disfungsi ereksi parah. 

Jika melihat wabah sebelumnya, virus memang bisa menyerang sistem reproduksi laki-laki. Misalnya, SARS yang mengakibatkan sel rusak dengan sedikit atau tanpa sperma serta virus Zika yang menyebabkan peradangan dan produksi sperma terganggu.

Halaman: 12Lihat Semua